Kalimantan Timur
Kurangi Imbas Penyebaran Corona. BKOW Gelar Peduli Dampak Covid 19

Foto : Ist

SAMARINDA - Efek merebaknya virus corona (Covid 19) di Indonesia termasuk Kalimantan Timur. Akhirnya, pemerintah menerapkan social distancing ditingkatkan ke physical distancing (jarak interaksi orang). Salah satunya, penerapan libur bagi pelajar dan mahasiswa belajar di sekolah dan kampus, serta pegawai pemerintah dan swasta bekerja di kantor.

 

Akibat adanya penerapan libur ini, sangat dirasakan mereka yang beraktifitas/berusaha di luar rumah. Seperti driver ojek online (Ojol) dan pedagang makanan keliling.

 

Atas kondisi ini, maka pengurus Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Kaltim pada Jumat 3 April 2020 berbagi sebagai bentuk ikut merasa prihatin dan peduli terhadap nasib para Ojol dan pedagang keliling ini.

 

"Mereka sepi orderan. Kami inisiatif memberikan sesuatu agar mereka tetap bersemangat bekerja," kata Ketua Umum BKOW Kaltim drg Hj Suryani Astuti Tommy di Samarinda, Jumat 10 April 2020.

 

Diakuinya, bantuan sekedarnya dari jajaran pengurus BKOW berupa nasi kotak dan uang yang berikan kepada 117 orang dari targrt 100 penerima dari para Ojol dan pedagang keliling serta security.

 

Namun demikian lanjut, Astuti Tommy saat pembagian bantuan tetap menerapkan physical distancing dan protokol kesehatan Covid 19. Dan menyampaikan imbauan agar mereka tetap mentaati aturan dan anjuran pemerintan demi kebaikan bersama.

 

Selain itu, dirinya berharap organisasi wanita yang tergabung di BKOW di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota juga melakukan kegiatan bhakti sosial bagian dari BKOW Peduli Penyebaran Covid 19 di Kaltim.

 

"Semoga apa yang dilakukan BKOW membawa berkah. Semangat berbagi dan peduli kepada sesama harus terus dikobarkan para wanita Kaltim melalui organisasinya," ucap Astuti Tommy.

 

Sedangkan, BKOW sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi Kaltim terus berkomitmen mendukung program-program pembangunan yang ditetapkan Gubernur Isran Noor bersama Wagub Hadi Mulyadi, terlebih saat ini dimasa bersama-sama mengantisipasi penyebaran wabah virus corona .

 

"Masyarakat tetap taati imbauan pemerintah guna mencegah penyebaran Covid 19 semakin meluas. Tetap di rumah, biasakan kebersihan diri (cuci tangan) dan lingkungan. Kalau ada gejala batuk, pilek, panas tinggi dan sesak napas segera periksa ke Puskesmas atau rumah sakit," harap Astuti Tommy.

 

Dia meyakini kerja keras dan dukungan seluruh komponen serta masyarakat Kaltim, tentu wabah corona ini bisa dituntaskan.(yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait