Kurva Mulai Terbalik

Ist

Penanganan pasien Covid-19 di Kota Balikpapan menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga Sabtu (16/5/2020), kurva pasien yang sembuh terus meningkat, sementara kurva pasien yang dirawat terus menurun.

"Benar sekali. Di Balikpapan jumlah pasien yang sembuh sudah 29 orang. Sedangkan yang masih dalam perawatan berjumlah 16 pasien. Jadi kurvanya sudah mulai terbalik. Ini sangat baik," kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim H Nazrin, Minggu (17/5/2020).

Secara keseluruhan di Balikpapan, jumlah pasien terkonfirmasi positif hingga Sabtu (16/5/2020) sebanyak 47 orang, dengan  29 sembuh (kembali ke rumah), 16 pasien masih dalam perawatan dan 2 pasien  meninggal dalam kondisi positif Covid-19.

Kondisi ini jauh lebih baik dari kondisi bulan sebelumnya. Sebab per 14 April 2020, jumlah pasien sembuh baru 4 orang, sedangkan pasien dirawat berjumlah 15 orang.

"Puncaknya pada 6 Mei 2020, dimana jumlah pasien dirawat sebanyak 27 orang, sedangkan pasien sembuh baru 6 orang. Tapi alhamdulilah, kurvanya sekarang sudah mulai terbalik. Lebih banyak yang sembuh dari yang dirawat di Balikpapan," ungkap Nazrin.

Perubahan kurva ini terjadi sejak 14 Mei 2020, dimana pasien sembuh melonjak menjadi 28 orang, sedangkan pasien dirawat hanya tinggal 14 pasien.

Perkembangan positif dari Balikpapan ini tentu menjadi kabar menggembirakan. Sebab, Balikpapan merupakan daerah dengan kasus konfirmasi positif Covid-19 tertinggi di Kaltim.

"Mudah-mudahan ini juga terjadi di kabupaten dan kota lainnya. Semakin banyak yang sembuh, sampai akhirnya zero pasien Covid-19 di Kaltim," yakin Nazrin.

Update kasus Covid-19 di Kaltim hingga Sabtu (16/5/2020), terdapat penambahan 2 kasus positif, masing-masing dari Kutai Kartanegara dan Balikpapan. Pada hari yang sama juga terjadi penambahan 2 pasien sembuh dari Paser. Sehingga total pasien Covid-19 sebanyak 253 orang, 63 orang sembuh, 187 pasien dalam perawatan dan 3 meninggal dunia. (sul)

Berita Terkait