Kutai Barat Wakili Kaltim Cerdas Cermat Pokdarwis Tingkat Nasional

SAMARINDA - Kabupaten Kutai Barat mewakili Kaltim dalam Lomba Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis)  tingkat nasional setelah menyisihkan delapan kabupaten/kota lainnya. Sementara itu, Kabupaten Paser berhasil merebut juara kedua sekaligus sebagai juara favorit dan Kutai Timur menempati juara ke tiga. Sedangkan juara harapan pertama direbut Kutai Kartanegara, harapan  dua Kota Tarakan dan harapan tiga oleh Kota Balikpapan.
Lomba yang memperebutkan piala bergilir Gubernur Kaltim Dr. H Awang Faroek Ishak tersebut dibuka pada pagi hari oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pertanian dan Sumber Daya Alam, Rudi T. Koesnandar dan ditutup Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum dan Kemanan, Achmadi.
Rudi T Koesnandar mengharapkan  seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat memahami, menciptakan dan menumbuhkan kesadaran akan besarnya peluang pariwisata di daerah masing-masing.
Kepariwsiataan, lanjutnya merupakan salah satu lokomotif ekonomi baru Kaltim di masa depan seiring dengan terus berkurang atau menipisnya kekayaan alam yang tidak dapat diperbarui, berupa minyak, gas dan pertambangan lainnya.
"Pariwisata merupakan sektor yang tidak merusak lingkungan dan merupakan sektor yang dapat diperbarui serta memberikan efek ekonomi langsung kepada masyarakat sekitar lokasi atau obyek wisata," ujarnya.
Kaltim memiliki keanekaragaman adat-istiadat dan budaya. Selain itu dengan dukungan wilayah yang luas dengan keanekaragaman hayati yang sangat menakjubkan, kepariwisataan Kaltim diyakini akan bangkit di masa depan. Potensi kekayaan obyek wisata inilah yang akan menjadi potensi ekonomi masyarakat dan pembangunan di Kaltim.
Rudi juga mengingatkan seluruh peserta dan undangan yang hadir  bahwa Kaltim akan menggelar even wisata internasional, yakni Festival Derawan di Kabupaten Berau. Kegiatan ini merupakan ajang pemanasan bagi Kaltim sebelum menyelenggarakan kegiatan Sail Derawan yang dijadwalkan pada 2014.
Dia mengimbau masyarakat Kaltim khususnya,  Kelompok Sadar Wisata yang tersebar di 14 kabupaten/kota  dapat memberikan dukungan, partisipasi dan turut menyukseskan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Kepala Bidang Usaha dan Jasa Pariwisata, H.M Rozaly mengatakan juara pertama selain berhak atas Piala Bergilir Gubernur Kaltim, juga mendapat uang pembinaan Rp8,5 juta dan mewakili Kaltim ke tingkat nasional.
Dirharapkan, wakil Kaltim di tingkat nasional, mampu bertanding bersama Pokdarwis dari 33 provinsi di Indonesia. Pihaknya juga meminta kabupaten yang meraih juara pertama dapat memberikan pelatihan dan pembinaan agar kelompok yang beranggotakan tiga orang ini mampu memiliki pengetahuan dan mental yang baik saat bertanding secara nasional.
"Kegiatan ini baru pertamakalinya dilaksanakan Disbudpar Kaltim melalui bidang Usaha dan Jasa Pariwisata. Tahun depan kita akan terus memperbaiki kemasaan dan kualitas lomba serta menambah peserta lebih banyak lagi. Kita berharap kegiatan ini dapat berlanjut dan menjadi rutinitas  setiap tahun," ujarnya.(yul/hmsprov).

///Foto : Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum dan Kemanan, Achmadi (kemeja waskat) menyerahkan Piala Bergilir Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak kepada kelompok sadar wisata Kutai Barat.(yuliawan/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait
Government Public Relation