Lahan Eks Bandara Temindung Bakal Jadi Kawasan Bisnis Center

 

SAMARINDA – Pasca pemindahan operasional Bandara Temindung Samarinda ke Bandara Samarinda Baru (BSB) Sungai Siring, rencananya lahan eks bandara tersebut akan dijadikan kawasan bisnis center seperti kawasan bisnis Kemayoran di Jakarta.

“Menhub setuju lahan Temindung dijadikan kawasan bisnis seperti Kemayoran Jakarta yang dulunya juga Bandara Kemayoran,” kata Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak usai bertemu Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Jakarta, baru-baru ini.

Namun lanjut Awang, pengembangannya akan diserahkan kepada Gubernur bersama-sama penanggungjawab bandara sebelumnya untuk mengelola kawasan tersebut.

Mengingat di kawasan Bandara Temindung merupakan tanggungjawab Pemprov Kaltim dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Diantaranya, lahan merupakan milik pemerintah daerah sementara itu bangunan adalah aset pemerintah pusat dalam hal ini Kemenhub tetapi dapat dihapuskan.

“Lahan itu sangat strategis untuk dikembangkan sebagai kawasan bisnis. Apalagi, berada di pusat kota selain luasan kawasan yang potensial guna kegiatan perekomomian,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menhub menyatakan dukungan pengembangan kawasan BSB yang memiliki luas lahan mencapai 2 ribu hektar untuk kegiatan MRO (maintenance/pemeliharaan, repairing/perbaikan dan overhaul/turun  mesin pesawat).

“Menhub mendukung kegiatan MRO di BSB namun masih perlu dilakukan kajian lebih mendalam, terutama pihak yang mengelolanya. Walaupun sudah ada tawaran dari Korea Selatan yang siap berinvestasi disana,” ujar Awang. (yans/sul/es/humasprov)

Berita Terkait