Laksanakan Workshop Image dan Etika

KDU University College Malaysia

SAMARINDA - Pemprov Kaltim tidak saja melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) untuk  pelajar, mahasiswa, guru, dosen ke jenjang yang lebih tinggi melalui program Kaltim Cemerlang,  tetapi juga  kepada seluruh pegawai di di lingkungan Pemprov Kaltim termasuk Forum Komunikasi Karyawati Setprov Kaltim  dalam pengembangan jati  diri dan etika pegawai melalui workshop image dan etika. Workshop ini menggandeng Kolej Damansara Utama (KDU) University College dari Malaysia.

Kepala Biro Kerjasama dan Penataan Wilayah Setprov Kaltim Tri Murti Rahayu menjelaskan penyelenggaraan workshop ini bertujuan untuk memberikan keyakinan kepada anggota Forum Komunikasi Karyawati Provinsi Kaltim agar   mereka menyadari potensi diri yang dimiliki, sehingga bisa dikembangkan dalam menunjang kinerja. 

Selama ini, kata Tri  Murti , kaum wanita masih mengandalkan potensi yang ada dalam pikirannya sendiri, lemah dan tidak mampu berbuat lebih baik, padahal dibalik itu  mereka ternyata memiliki kemampuan  yang hebat. 

"Dengan workshop ini, diharapkan  mereka bisa lebih jauh  mengenal dirinya sendiri dan mampu mengembangkan potensi diri secara maksimal, serta mengetahui bagaimana tata cara beretika yang baik dan benar," kata Tri Murti usai membuka Workshop Image dan Etika yang dilaksanakan di Ruang  Pandurata Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (9/10).

Dijelaskan, Kolej Damansara Utama University College adalah universitas di Malaysia yang telah memiliki standar internasional spesialis dalam bidang pengembangan image dan etika serta ilmu memasak. Pada kesempatan berikutnya, kerjasama juga akan dilakukan untuk bidang pengembangan pariwisata, khususnya bidang perhotelan dan memasak.

Kaltim memiliki  beragam kuliner, tetapi belum disajikan di hotel-hotel, seperti nasi kuning. Seharusnya di Kaltim ini ada chef-chef yang bisa menjual kepariwisataan Kaltim melalui  identitas kuliner. Contoh beberapa hari lalu ada menteri datang yang ingin makan nasi kuning ternyata di hotel tersebut tidak ada, terpaksa bisa dinikmati di warung-warung yang ada di pinggir jalan.

"Sebetulnya hal itu bisa dikembangkan jika memang kita  memiliki chef-chef yang handal yang bisa menjual kuliner dalam pengembangan kepariwisataan di Kaltim," ujar Tri.    

Chef handal itu nantinya juga akan dipromosikan ke level nasional dan internasional. "Terkait rencana kerjasama di bidang pengembangan pariwisata,  kita segera lakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kaltim maupun dinas terkait lainnya untuk membicarakan desainnya nanti," kata Tri.   

Pelaksanaan workshop image dan etika disampaikan oleh narasumber  D Puteri Julie.  Juga dilakukan demontrasi masak-memasak yang diperagakan langsung oleh Mohd Noor Izam (Chef Izam). Kemudian dilanjutkan penandatangan kesepahaman bersama memorandum of understanding (MoU) antara Pemprov Kaltim melalui Biro Kerjasama dan Penataan Wilayah Setprov Kaltim dengan Kolej Damansara Utama University College Malaysia. (mar/sul/hmsprov).

//Foto: Narasumber  D Puteri Julie saat menyampaikan paparannya. (fajar/humasprov kaltim).

 

 

Berita Terkait