Libur Covid19 Masih Dikaji

Foto : Dok.Humas

Terkait penanganan penyebaran dan langkah antisipasi virus corona atau Covid19 di Indonesia, khususnya Kalimantan Timur. Gubernur Kaltim Isran Noor melalui Juru Bicara Pemprov Kaltim, M Syafranuddin menerangkan aktivitas pendidikan baik di kampus maupun sekolah.

Dijelaskannya, untuk lingkungan kampudiserahkan kebijakannya kepada Rektor, sedangkan terhadap sekolah sedang dilakukan pengkajian.

"Apakah perlu atau tidak untuk diliburkan. Demikian pula dengan ASN bisa bekerja di rumah dengan menggunakan interaksi on-line," kata Ivan, sapaan akrab Karo Humas Setdaprov Kaltim ini.

Langkah terpenting saat ini, lanjutnya, masing-masing pribadi diimbau untuk melakukan pencegahan swadaya, dan tidak panik seperti memborong masker, makanan dan lainnya,” terang Ivan seraya menambahkan imbauan terkait Covid-19 juga disampaikan Gubernur Isran Noor secara langsung saat di Balikpapan, Sabtu (14/3/2020) sebelum pesan Presiden Jokowi.

Ditambahkannya, Pemprov maupun kabupaten dan kota di Kaltim terus menerus berkoordinasi terkait Covid-19 meski tidak dalam pertemuan khusus.

“Pak Gubernur dan Wagub selalu memonitor perkembangan kasus yang menghebohkan dunia ini, selain itu ada informasi yang disampaikan BPBD,” bebernya.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Ahad (15/3/2020) bahwa segala pendanaan terkait Covid-19 dialokasikan melalui APBN dan menggunakan dana tak terduga masing-masing dearah, apabila sudah dinyatakan tanggap darurat sesuai UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

“Dengan status tanggap darurat, maka memungkinkan pemerintah dan pemerintah daerah memprioritaskan dan menggunakan anggaran secara cepat dan tepat,” terangnya seraya mengutip pernyataan Presiden.(fan/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait