Lima Program BPPKB Kaltim Raih Penghargaan Nasional

Lima Program BPPKB Kaltim Raih Penghargaan Nasional

 

SAMARINDA – Menjelang berakhirnya2014, Kaltim kembali meraih penghargaan nasional melalui lima program Badan Pemberdayan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kaltim dengan predikat terbaik pertama.

Penghargaan yang diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PP dan PA) dalam rangkaian peringatan Hari Ibu ke-86 Tahun 2014 di Gedung Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jakarta, Kamis (18/12).

Lima penghargaan yang diraih Kaltim tersebut masing-masing pemenang Terbaik I program terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) dari Desa Rangan Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser.

Terbaik I program Gerakan Sayang Ibu (GSI)/Kecamatan Sayang Ibu (KSI) yang diraih Kelurahan Belimbing Kecamatan Bontang Barat Kota Bontang. Terbaik I program Rumah sakit Sayang Ibu  (RSSI) yang diperoleh RSUD Abdul Rivai Kabupaten Berau.

Terbaik I program Pembina Tenaga Kerja Wanita (Nakerwan) yang diterima PT Waru Kaltim Plantation Kecamatan Waru Kabupaten Penajam Paser Utara dan Terbaik I program Pengelola Bina Keluarga Balita (BKB) Kabupaten Paser.

“Penghargaan yang kita raih ini merupakan hasil pembinaan juga pendampingan yang secara terus menerus terhadap program-program terkait pemberdayaan dan perlindungan bagi perempuan dan anak,” kata Kepala BPPKB Kaltim Hj Ardiningsih didampingi Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan Mahrita, Selasa (23/12).

Misalnya, Gerakan Sayang Ibu menurut dia, merupakan upaya atau pembinaan yang dilakukan pemerintah bersama masyarakat sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia utamanya mempercepat penurunan angka kematian ibu, bayi dan anak.

Karena faktor tingginya angka kematian ibu, bayi dan anak disebabkan rendahnya pendidikan dan pengetahuan perempuan, termasuk masalah sosial budaya dan ekonomi serta geografi dan lingkungan terlebih aksesibilitas ibu dengan fasilitas kesehatan.

“Dalam program ini kita terus melakukan advokasi dan pemahaman yang lebih luas bagi pemangku kepentingan terhadap pentingnya ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan bagi kaum perempuan, bayi dan anak termasuk kualitas pelayanan,” ujar Ardiningsih. (yans/sul/es/hmsprov).

///FOTO : Para pemenang terbaik I sebagai peraih penghargaan nasional dari kabupaten dan kota di Kaltim pada peringatan Hari Ibu ke-86 Tahun 2014 di Jakarta.(ist)

Berita Terkait