Lokakarya Ramaikan Gelar TTG

Lokakarya Ramaikan Gelar TTG

 

SANGATTA - Selain penampilan berbagai teknologi tepat guna (TTG) dari  pelaku usaha daerah, Gelar TTG ke-3 Tingkat Provinsi Kaltim 2015 di Kutai Timur juga dimeriahkan dengan lokakarya tentang bagaimana TTG dapat meningkatkan daya saing teknologi daerah. 

Lokakarya ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada pelaku usaha TTG, sehingga mampu meningkatkan kreatifitas masyarakat menghadapi persaingan teknologi yang semakin tinggi. Masyarakat juga diharapkan bisa semakin mandiri. 

“Lokakarya ini dilaksanakan sehari, dipusatkan di Graha Expo Center Bukit Pelangi Sangatta. Kami undang nara sumber dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk menjelaskan bagaimana kebijakan teknologi tepat guna. Sedangkan nara sumber dari Fakultas Pertanian Unmul menyampaikan materi tentang sejarah umum teknologi yang berhubungan dengan pertanian,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim HM Jauhar Efendi dikonfirmasi di Graha Expo Center Bukit Pelangi Sangatta, Kamis (30/7).

Menurut dia, TTG memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi. Karena itu,  pemerintah terus berusaha memeratakan dan meningkatkan pembangunan, tidak terkecuali pemberdayaan masyarakat dari daerah perkotaan hingga desa-desa dan daerah terpencil dalam rangka meningkatkan mutu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang adil dan sejahtera. Terutama melalui pengembangan teknologi tepat guna.

Modernisasi yang ditandai dengan bermacam kemajuan tidak terlepas dari ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) yang terus berkembang. Karena itu, masyarakat harus dapat mengikuti perkembangan Iptek dan bisa memanfaatkannya secara optimal guna peningkatan daya saing.

”Jadi, lokakarya ini perlu kami lakukan, agar pengembangan teknologi tepat guna dipahami masyarakat, sehingga mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat di masa akan datang,” jelasnya.

Pada prinsipnya masyarakat tidak boleh ketinggalan Iptek, tetapi bisa mengikuti perkembangan Iptek dan memanfaatkanya sesuai dengan kemampuan dan keperluan masing-masing. Dengan Gelar TTG dan dirangkai dengan lokakarya, diharapkan dapat menjadi momentun yang sangat berharga sebagai pemicu pertumbuhan ekonomi yang dapat diandalkan dalam rangka mensejahterahkan, meningkatkan taraf hidup serta memberantas kemiskinan di dalam masyarakat.

Selain itu, Gelar TTG juga dirangkai dengan kegiatan wisata teknologi, Jumat (31/7) ke obyek wisata pasca tambang batu bara PT Kaltim Prima Coal (KPC) yang membangun kincir angin yang dimanfaatkan untuk pembangkit listrik serta pengembangan alat pengolah air bersih.

Kegiatan tersebut diikuti 150 orang, terdiri dari perwakilan BPMPD Kabupaten/Kota, masyarakat pelaku teknologi tepat guna dan Forum Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) se- Kaltim. (jay/sul/hmsprov)    

Berita Terkait