Kalimantan Timur
Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional Regional Kalimantan 2016

SAMARINDA - Desa Suatang Kecamatan Paser Balengkong, Kabupaten Paser dan Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang terpilih menjadi wakil Kaltim dalam lomba desa tingkat nasional regional Kalimantan tahun ini.

Desa Suatang dan Kelurahan Bontang Kuala akan bersaing dengan desa dan kelurahan se-Kalimantan yang terbagi 5 Kalimantan, yaitu Kalimantan Selatan, Tengah, Barat, Utara dan Timur untuk menjadi yang terbaik di tingkat nasional.

"Tahun sebelumnya lomba ini langsung dinilai secara keseluruhan se-Indonesia. Namun, karena ada perubahan yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri, maka lomba desa dan kelurahan terbagi hanya tingkat regional," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim M Jauhar Efendi didampingi Kepala Bidang Ketahanan dan Sosial Budaya Masyarakat Musa Ibrahim di Kantor BPMPD Kaltim, Senin (27/6).

Menurut Jauhar, tujuan pemerintah membagi per regional tidak lain untuk pemerataan prestasi masing-masing desa dan kelurahan di Indonesia. Pasalnya, tahun sebelumnya program tersebut banyak dikeluhkan oleh sejumlah daerah, karena adanya persaingan antara sesa maupun kelurahan yang berkembang dan kurang berkembang.

Artinya, dengan terbagi masing-masing regional, maka makin banyak desa dan kelurahan yang berprestasi. Dengan begitu akan banyak desa yang memiliki inovasi dan cepat berkembang di Negara ini.

Meski demikian, penilaian tetap akan dilakukan tim Kementerian Dalam Negeri dan mereka yang terpilih menjadi juara akan mendapatkan kompensasi dari pemerintah pusat, baik uang pembinaan maupun tropi dan sertifikat," jelasnya.

Penilaian dalam lomba ini juga dimaksud untuk melihat sejauh mana perkembangan pembangunan di daerah. Jika, pembangunan desa dan kelurahan semakin baik, maka secara otomatis program yang dilakukan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota berjalan baik.

"Penilaian pusat juga memperhitungkan dukungan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota dalam membina masing-masing desa dan kelurahannya. Artinya, jika desa dan kelurahan itu baik, maka berarti Gubernur maupun Bupati/Walikotanya juga memiliki program yang baik," ujar Jauhar.

Hasil penilaian rencana diumumkan pada Agustus. Saat ini usulan tersebut telah disampai ke Kementerian Dalam Negeri. Desa dan Kelurahan yang diusulkan adalah desa dan kelurahan yang berprestasi tingkat provinsi tahun ini. (jay/sul/es/humasprov)

Berita Terkait