Mahasiswa Jangan Berpikir Jadi PNS

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengharapkan agar mahasiswa pandai melihat dan memanfaatkan potensi daerah. Mahasiswa harus bisa menangkap peluang menjadi pengusaha sukses di daerah dan tidak semata-mata berpikir untuk menjadi PNS.
Menurut Awang, Kaltim merupakan daerah yang memiliki potensi dan sumber daya alam yang berlimpah, namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Karenanya, peluang itu hendaknya dimanfaatkan mahasiswa untuk mengembangkan kreatifitas dan inovasi.
“Mahasiswa itu boleh punya pilihan, terserah mau jadi apa. Pilihan menjadi pengusaha itu sudah benar, jangan lagi berpikir mau jadi PNS. Sekarang harus fokus, sehingga setelah lulus nanti menjadi pengusaha mapan,” harap Awang Faroek Ishak pada seminar yang berkaitan dengan pelaksanaan International Young Leaders Forum,  di Ruang Serbaguna Ruhui Rahayu, Sabtu (13/4).
Walaupun lanjutnya, setiap tahun perguruan tinggi di Kaltim meluluskan para sarjana namun hendaknya  10 persen saja yang menjadi PNS, sedangkan sisanya harus mampu mengembangkan diri untuk menekuni berbagai profesi termasuk menjadi pengusaha.
 Selain itu, saat ini dalam upaya pengentasan kemiskinan dan mengurangi pengangguran maka Pemprov telah menetapkan program 1.000 wiraswasta dan kebijakan ini merupakan peluang mahasiswa serta sarjana untuk memanfaatkannya untuk membuka peluang usaha.
“Silahkan mahasiswa mengembangkan diri. Boleh di politik, dokter, dosen ataupun  pengusaha atau apa saja terserah tinggal komitmennya. Jadi jangan lagi hanya berpikir jadi PNS dan pemerintah telah memberikan peluang usaha seluas-luasnya,” imbau Awang Faroek Ishak.
Sementara itu Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kaltim Priscyla Eva Lianita mengemukakan Kaltim akan menjadi kiblat percepatan dan pertumbuhan ekonomi daerah-daerah di Indonesia.
“Hipmi merupakan mitra strategis pemerintah dalam upaya memajukan dan peningkatan perekonomian serta pembangunan daerah. Karenanya melalui Hipmi maupun Hipmi Perguruan Tinggi Kaltim akan muncul wirausaha-wirausaha muda yang tangguh,” ujar Priscyla Eva Lianita.
Ditambahkan, sejak kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak telah ditetapkan berbagai kebijakan terutama yang berkaitan dengan peluang usaha bagi para pelaku usaha di daerah, karenanya Hipmi Kaltim akan berupaya memanfaatkan peluang tersebut untuk bersama-sama memajukan daerah dan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, juga dilakukan pelantikan sekaligus pengukuhan Badan Pengurus Hipmi Perguruan Tinggi Kaltim masa bhakti 2013-2016 yang diketuai Aris Nur Huda. (yans/hmsprov).

///Foto : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak bersama jajaran pengurus HIPMI Kaltim.(fajar/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait