Malam Ini, Gubernur Dialog di Tepian TV

Malam Ini, Gubernur Dialog di Tepian TV

 

SAMARINDA - Dalam upaya penyebarluasan informasi tentang berbagai kebijakan dan program pembangunan Kaltim, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak akan melakukan dialog daerah yang akan disiarkan Tepian TV Samarinda, Jumat (20/2) malam,  pukul 20.00 - 22.00 wita.  Acara disiarkan langsung dari kawasan Plaza Mulia Samarinda.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim S Adiyat mengatakan, penyampaian informasi pembangunan ini sangat penting dilakukan, sebab seringkali masyarakat belum banyak memahami, bahkan sama sekali mengetahui program-program pembangunan yang saat ini dilaksanakan.

Penyampaian informasi semacam ini menjadi sangat penting, karena diharapkan, selain agar lebih banyak masyarakat mengetahui rencana-rencana pembangunan pemerintah, masyarakat pun dapat berpartisipasi untuk memberikan kritik dan masukan yang produktif sehingga arah pembangunan benar-benar sejalan dengan harapan masyarakat.

"Dialog di Tepian TV ini akan dihadiri langsung oleh Gubernur Awang Faroek Ishak. Gubernur ingin berdialog dengan mayarakat, menyampaikan informasi pembangunan dan sekaligus mendengarkan masukan langsung dari masyarakat," kata Adiyat.

Dialog semacam ini lanjut Adiyat, sesungguhnya selalu dilakukan Gubernur Awang Faroek. Baik melalui saluran LPP TVRI maupun tv swasta, baik lokal maupun nasional. Dialog juga rutin dilakukan Gubernur Awang Faroek melalui siaran radio. Paket rutin di RRI dikemas dalam program bertajuk "Gubernur Menyapa". Dialog juga dilakukan di radio-radio swasta.

Gubernur Awang Faroek Ishak juga meminta para pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) aktif melakukan hal serupa, selain juga harus lebih aktif turun ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakat, sehingga perencanaan program pembangunan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Dialog hari ini juga akan menghadirkan sejumlah tokoh masyarakat yang secara bersama-sama akan mengupas plus minus kebijakan pembangunan. Adiyat manambahkan, bukan tidak mungkin dialog nanti juga akan membahas isu terkini terkait desakan rakyat Kaltim agar pemerintah pusat memberlakukan otonomi khusus bagi Kaltim.

"Isu terhangat saat ini kan tuntutan otonomi khusus. Mungkin itu juga akan dibahas. Yang jelas, rakyat Kaltim sekarang ingin bangkit menuntut keadilan. Jangan sampai sumber daya alam kita habis, lingkungan rusak, lalu rakyat Kaltim hanya akan menerima dampak buruk bagi anak cucu. Inilah tuntutan rakyat, agar pusat memberi perhatian yang lebih baik untuk Kaltim di semua bidang, terutama infrastruktur," beber Adiyat. (sul/advetorial

 

//foto: S Adiyat

 

Berita Terkait