Manfaat Besar Kerjasama Kaltim-DIY

Karo Humas Tri Murti Rahayu (kiri) bersama Pejabat Pemprov Kaltim dan DIY pada Rakernis Kerjasama Kaltim-DIY. (inni indarpuri/humasprov kaltim).

 

YOGYAKARTA - Kerjasama di berbagai bidang antara Pemerintah Provinsi Kaltim dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dinilai sangat positif dan memberi manfaat yang sangat besar bagi kedua belah pihak, sekaligus memberi gambaran positif sesuai amanat UU No.23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah khususnya pada pasal 363 dan PP No.50/2007  tentang  Tata Cara Kerjasama Daerah.

 

Hal ini dikemukakan Kepala BKPM DIY Totok Priyanonto pada Rapat Kerja Teknis Kerjasama DIY-Kaltim di Hotel Royal Darmo Yogjakarya, Rabu (20/9). Sebelum membuka acara secara resmi, Totok memberikan gambaran  potensi kedua belah pihak yang bisa dikerjasamakan yakni, Jogja sebagai kota pendidikan, dengan banyaknya lembaga keterampilan formal dan non formal sedangkan Kaltim daerahnya luas dengan sumber daya alam yang melimpah, yang sangat dibutuhkan oleh UKM di Provinsi DIY. “Diharapkan dengan terjalinnya kerjasama ini membawa manfaat yang lebih besar bagi kedua daerah, dan hendaknya lebih  dapat ditingkatkan lagi kualitasnya,” ujar Totok.

 

Karo Humas Setdaprov Kaltim Ir Tri Murti Rahayu MSi pada kesempatan yang sama mengatakan, kerjasama MoUnya telah ada sejak 2008 kemudian diperbaharui kembali 2012, dan ditindaklanjuti  PKS-nya sejak 2015 telah  banyak menuai hasil. Tri menyebut, kerjasama di bidang  Pertanian  Tanaman Pangan dan Hortikultura, dimana Jogjakarta turut memberikan pelatihan PPL Kaltim dan kesempatan petani Kaltim yang magang di Jogjakarta.

 

Demikian pula di sektor peternakan, program 2 juta ekor sapi yang digaungkan oleh Provinsi Kaltim juga tak lepas dari andil peternak di Jogjakarta, termasuk TOT pendamping peternakan di Kaltim. Pengembangan SDM juga merupakan salah satu potensi kerjasama yang tak bisa dikesampingkan dari Provinsi DIY. Misalnya saja, sebelum ISBI Kaltim memiliki gedung sendiri, pelajar dari Kalimantan Timur ini dititipkan ke ISI di Jogjakarta.

 

“Harapan Gubernur Kaltim, ke depan kerjasama ini lebih dikembangkan lebih optimal terutama di bidang pariwisata misalnya melalui Paket Wisata DIY-Kaltim dan Perpustakaan, dimana Kaltim telah memiliki I-Kaltim serta ditunjuk sebagai Center of Excellence,pusat informasi kebudayaan di Kalimantan, “ ujar Tri Murti lagi. Pada Rakernis ini juga hadir Kepala Badan Perpustakan dan Arsip Daerah  DIY, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, serta OPD Provinsi DIY. Hadir dari Provinsi Kalimantan Timur, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kaltim, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kaltim, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur.

 

Dalam kesempatan ini, Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Ir. H. Zairin Zain, M.Si memberikan gambaran tentang kondisi Kalimantan Timur serta optimalisasi kerjasama yang akan dikembangkan dikaitkan dengan perspektif Pembangunan Daerah di Kalimantan Timur yang selanjutnya dilanjutkan dengan gambaran yang sama oleh Bappeda Provinsi DIY.

 

Kegiatan Rakernis selain dilanjutkan dengan presentasi dan diskusi juga ditandatanganinya PKS antara Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi DIY dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dearah Provinsi Kalimantan Timur. Ini merupakan inisiatif kerjasama baru yang juga ditindaklanjuti dengan sesi deks antar kedua belah pihak serta penyusunan program kerja.(inni/sul/ri/humasprov)

Berita Terkait