Manfaatkan Beasiswa Kaltim Cemerlang Semaksimal Mungkin

Manfaatkan Beasiswa Kaltim Cemerlang Semaksimal Mungkin

SAMARINDA–Pemprov Kaltim terus berusaha melakukan percepatan guna meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi emas Kaltim dan dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Kaltim khususnya untuk menghadapi ASEAN Economic Community 2015, serta kompetisi global.

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan sejak 2009, Pemprov Kaltim  telah mewujudkan komitmennya untuk membantu peserta didik dalam bentuk pemberian beasiswa. Program itu dikenal dengan Beasiswa Kaltim Cemerlang yang diberikan kepada seluruh putra-putri Kaltim yang berstatus sebagai siswa dan mahasiswa dan atau calon mahasiswa, baik yang menuntut ilmu di dalam negeri maupun luar negeri.

“Setiap tahun puluhan ribu putra-putri Kaltim menerima beasiswa tersebut, dan jumlahnya meningkat dari tahun ke tahun. Setiap tahunnya juga dilakukan pembenahan dan perbaikan sistem penyaluran beasiswa, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara merata baik untuk masyarakat perkotaan maupun pedalaman,” kata Awang Faroek belum lama ini.

Sistem penyaluran beasiswa yang dibenahi, yakni jika sebelumnya hanya menggunakan sistem online, maka kini menerapkan sistem online dan manual. Sistem online diperuntukkan bagi calon penerima yang bermukim di perkotaaan atau yang memiliki jaringan internet, sedangkan sistem manual diperuntukkan bagi pelajar dan mahasiswa yang di daerahnya tidak tersedia jaringan internet.

“Penyaluran beasiswa juga dilakukan dengan sistem penentuan kuota baik bagi kabupaten dan kota yang, serta bagi perguruan tinggi agar lembaga terkait yang menentukan jumlah dan siapa saja yang berhak mendapat beasiswa,”jelasnya.

Gubernur Awang Faroek Ishak tidak henti-hentinya mengingatkan kepada masyarakat Kaltim agar dapat memanfaatkan Beasiswa Kaltim Cemerlang semaksimal mungkin. Karena dengan jumlah penerima yang semakin meningkat, tentunya diharapkan kualitas SDM Kaltim pada 10-20 tahun mendatang semakin meningkat juga.

Diketahui, untuk 2014, Beasiswa Kaltim Cemerlang yang dialokasikan Kaltim senilai Rp208 miliar. Jumlah tersebut diperuntukkan bagi 50.254 penerima dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD-SMA sampai program S3, serta berbagai program beasiswa khusus diantaranya bidang perkerataapian yang menjadi kebutuhan Kaltim di masa mendatang.

“Pendidikan ini merupakan investasi jangka panjang, tidak bisa dinikmati manfaatnya saat ini juga. Namun lihat nanti ketika Indonesia mendapatkan bonus demografi pada 2045, dengan program beasiswa yang sudah dijalankan maka Kaltim akan merasakan dampaknya dengan memiliki generasi emas yang unggul dan berkualitas,” ucapnya.

Itulah sebabnya, dimasa kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak selama dua periode 2008-2013 dan 2013-2018, pendidikan terus menjadi program prioritas pembangunan oleh Pemprov Kaltim.

Selama periode 2008-2013 sejumlah program berhasil dijalankan, lalu akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan pada periode kepemimpinan 2013-2018, baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya sehingga akan semakin bermanfaat dan dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Kita akan terus berusaha memberikan pendidikan yang merata, mudah, dan murah bagi seluruh rakyat baik yang tinggal di perkotaaan, pedalaman, dan kawasan perbatasan. Program wajib belajar 12 tahun, alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari porsi APBD Kaltim setiap tahun juga terus dilanjutkan,” pungkasnya. (her/sul/hmsprov)

Berita Terkait
Government Public Relation