Martinus F Tennes (Sekjen Adat Dayak Kaltim)

Setuju Seribu Persen

 

Kami setuju 1.000 persen terhadap penambahan nama pahlawan atau raja Kutai Kartanegara Ing Martadipura pada nama Bandara Sepinggan Balikpapan yang rencananya menjadi Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.

Sebab, Sultan Aji Muhammad Sulaiman selain dikenal sebagai seorang raja  yang bijaksana juga dianggap seorang pahlawan berasal dari kerajaan Kutai berpangkat Kolonel.

Kita harus belajar menghargai jasa-jasa dan keluhuran pemimpin pada masa lalu yang mampu membawa daerah ini ke arah yang lebih baik. Karena, Kerajaan Kutai ini dulunya sangat terkenal bahkan mampu menguasai beberapa wilayah di tanah air serta merupakan kerajaan tertua di Indonesia.

Sehingga, tidak ada salahnya saat kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak sekarang ini,  pihak Kesultanan Kutai Ing Martadipura melalui Sultan Kutai Ing Martadipura Aji Muhammad Salehudin II memohon adanya pengajuan nama salah seorang leluhur menjadi nama Bandara di Kaltim.

Tujuannya agar orang yang mampu membesarkan Kaltim  di masala lalu,  harus tetap dikenang oleh anak cucu kita di kemudian hari. Walaupun dari keluarga kerajaan tetapi jasa dan kebaikannya membuat kita dikenal oleh negara lain maka kita harus menghargai itu.

Bukan hanya soal nama, saya juga ingin mengajak kita semua menghargai perjuangan Gubernur Awang Faroek Ishak untuk terus mendorong upaya peningkatan pelayanan publik di Bandara tersibuk ke empat di Indonesia itu.

Pelayanan sudah semakin baik dan pihak Angkasa Pura pun terus melakukan pengembangan untuk peningkatan pelayanan tersebut. Ini pun harus kita hargai, ketimbang kita hanya sibuk berpolemik dalam masalah ini.

Berita Terkait