Masyarakat Berperan Sukseskan Pengelolaan Lingkungan Hidup

SAMARINDA-Keberhasilan pengelolaan lingkungan hidup bukan hanya ditentukan oleh  dukungan pemerintah daerah, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh peran aktif masyarakat, termasuk peran dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).   
Mengingat isu lingkungan yang terjadi di kabupaten dan kota terus ada, sehingga kepedulian masyarakat dapat disampaikan atau dimediasi melalui keberadaan LSM yang memang betul-betul peduli dengan kelestarian lingkungan hidup.  
“Ada beberapa LSM yang telah membantu pelaksanaan kegiatan yang ada di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemprov Kaltim, antara lain Bina Kelola Lingkungan (Bikal), The Nature Conservacy-Indonesia Program Kaltim (TNC) dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kaltim. Kami berharap melalui LSM-LSM tersebut aspirasi masyarakat dapat dimediasi dengan baik,” kata Kepala BLH Kaltim H Riza Indra Riadi dikonfirmasi di Samarinda, Minggu (22/9).   
Pengelolaan lingkungan hidup yang kini terus dilakukan, yaitu penanaman bibit mangrove hingga program Kaltim Green (Kaltim Hijau) dengan kegiatan one man five trees (satu orang menanam lima pohon) serta pengelolaan lingkungan di masing-masing sekolah, melalui program adiwiyata.  
Melalui pengelolaan lingkungan hidup yang baik, Kaltim berhasil meraih delapan penghargaan Adipura yang diperoleh melalui masing-masing kabupaten dan kota. Kabupaten dan kota yang berhasil meraih Adipura, yakni Balikpapan, Bontang, Tarakan, Penajam Paser Utara (PPU) dan Berau.  
“Dari hasil tersebut, kami berharap seluruh masyarakat di kabupaten dan kota dapat mendukung program Kaltim Hijau, antara lain mengedukasi masyarakat, guru, anak sekolah dan para pemuda untuk gemar melakukan penanaman pohon,” jelasnya. (jay/hmsprov)

//Foto: Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menanam pohon pada kegiatan penghijauan. (dok/humasprov kaltim).


 

Berita Terkait