Masyarakat Diharap Perketat Physichal Distancing

Foto : Adi Suseno

SAMARINDA - Menyikapi kondisi terakhir perkembangan dari penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kalimantan Timur, Pemprov Kaltim melalui Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak mengajak seluruh komponen masyarakat untuk melaksanakan atau menjalankan social distancing atau physichal distancing secara ketat 

 

"Saat ini periode terjadinya peningkatan kasus penyebaran Covid 19 yang berlaku di wilayah Indonesia. Tidak terkecuali di Kaltim. Untuk itu, pondasi tepat yang harus dilakukan untuk mencegah melalui physichal distancing atau menjaga jarak aman antar orang perorang. Ini yang harus terus diinfokan dan sosialisasikan kepada masyarakat, guna memutus penyebaran virus corona ini," kata Andi M Ishak saat memberikan keterangan pers terkait perkembangan penyebaran Covid-19 di Kaltim, Sabtu (28/3/2020). 

 

Andi Ishak yang juga Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kaltim meminta masyarakat Benua Etam semaksimal mungkin berada dirumah. Baik bekerja dan beribadah. Kecuali memang ada hal-hal mendesak. Mengkonsumsi makanan yang bergizi dan banyak vitamin. 

 

Melaksanakan prilaku hidup bersih dan sehat. Selalu cuci tangan sebelum makan dan minum ataupun menyentuh daerah wajah mata, hidung, mulut dan telinga. 

 

"Betul-betul menjalankan physichal distancing. Mari saling menjaga. Tingkatkan dengan ketat dan laksanakan social distancing guna menekan semaksimal mungkin penyebaran virus corona ini," pintanya. 

 

Perkembangan terbaru penyebaran virus corona di Kaltim per Sabtu, 28 Maret 2020, Andi menyebutkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) totalnya 2.339 orang, dengan rincian 705 orang selesai pemantauan dan 1.634 orang masih dalam proses pemantauan. 

 

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) jumlah total 81 orang terdiri 39 orang negatif, 17 orang terkonfirmasi positif dan 25 orang menunggu hasil laboratorium. (her/yans/humasprovkaltim). 

 

#dirumahaja

#lawancovid19

Berita Terkait