Masyarakat Tuntut Aparatur Profesional dan Melayani

Masyarakat Tuntut Aparatur Profesional dan Melayani

 

SAMARINDA - Kran keterbukaan di era reformasi ini sudah terbuka dan keterbukaan tersebut membawa konsekuensi logis terhadap tuntutan peningkatan kualitas birokrasi yang profesional, semakin andal dan responsif.

Hal itu dikemukakan Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kaltim Meiliana saat mewakili Gubernur Kaltim membuka Diklat Manajemen Kepegawaian, Diklat Pengembangan Kepribadian dan Diklat Perencanaan Program di lingkup Pemprov Kaltim, Selasa (28/10).

“Aparatur yang andal dan profesional sudah menjadi kebutuhan dan  tuntutan. Sehingga, kita dapat mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih serta mampu memberikan pelayanan prima dan berwibawa di mata masyarakat,” ujar Meiliana.

Dia mengakui pemerintah menyadari sepenuhnya bahwa peningkatan kualitas birokrasi merupakan hal yang tidak dapat dielakkan. “Semua itu demi pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat dapat agar berjalan dengan baik,” ujarnya.

Apalagi dampak kemajuan pembangunan saat ini cukup banyak membawa perubahan. Salah satunya rakyat semakin sadar dan tahu hak dan kewajibannya. Tuntutan masyarakat pun semakin hari semakin bertambah dan beraneka ragam.

Adanya peran yang sangat luas bagi aparatur tersebut, memaksa pemerintah harus dapat membangun aparatur yang memiliki sumber daya manusia (SDM) yang mampu melaksanakan tugas dan fungsi di bidang pengelolaan kepegawaian di instansi masing-masing.

SDM  yang kompeten memiliki sikap dan perilaku yang penuh kesetiaan dan ketaataan serta bermoral dan bermental baik, profesional, sadar akan tanggung jawab sebagai pelayan publik dan mampu memainkan peranannya secara optimal.

Sehubungan dengan itulah sangat diperlukan diklat agar dihasilkan aparatur yang memahami dan mampu melaksanakan tugas yang dipercayakan khususnya di bidang pengelolaan kepegawaian dalam lingkup instansi atau SKPD masing-masing.

Selain itu, Diklat Pengembangan Kepribadian bagi PNS sangat penting dalam upaya membangun dan mengembangkan kepribadian untuk mencapai efektivitas dan kesuksesan di semua aspek kehidupan pribadi dan kehidupan di dalam lingkungan kerja.

Menurut Meiliana, seseorang yang tidak memiliki kepribadian dapat menyebabkan tidak percaya diri, tidak optimistis dan rendah diri serta malu-malu, gugup dan tidak bisa berbicara dengan lancar.

Kepribadian demikian lanjutnya sangat menyulitkan seseorang apabila harus berinteraksi dengan orang lain. “Terlebih lagi bagi seorang PNS yang sering tampil di hadapan orang banyak dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Karena itu, melalui Diklat Pengembangan Kepribadian dan Diklat Manajemen Kepegawaian diharapkan agar para aparatur pemerintah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup serta menjadi pribadi yang unggul dan profesional.

“Pada kehidupan sehari-hari sering kita melihat bagaimana seseorang tidak memiliki kepribadian yang baik sehingga tampak tidak bisa eksis di hadapan orang banyak. Disinilah pentingnya seseorang terlebih aparatur wajib memiliki kepribadian,” jelasnya.

Sementara itu, Diklat Perencanaan Program merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan tenaga perencana yang profesional, memiliki wawasan dan keterampilan analisis dalam penyusunan rencana dan program serta penganggaran di SKPD.

“Suksesnya pelaksanaan program dan kegiatan di suatu instansi tidak terlepas dari perencana yang tepat dan objektif. Karenanya, setiap SKPD wajib memiliki aparatur yang mampu merencanakan secara tepat khususnya rencana penganggaran,” kata Meiliana.

Diharapkan melalui diklat ini PNS memiliki pengetahuan dasar perencanaan program dan kemampuan analisis yang komprehensif serta terpadu dalam menyususn rencana program dan kegiatan serta penganggarannya.

Sementara itu Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kaltim H Syafruddin Pernyata menyebutkan Diklat Manajemen Kepegawaian, Diklat Pengembangan Kepribadian dan Diklat Perencanaan Program di lingkup Pemprov Kaltim dilaksanakan selama tujuh hari diikuti 70 peserta. (yans/sul/hmsprov)

 

Foto : Asisten Administrasi Umum Meiliana mengalungkan tanda peserta Diklat didampinmg Kepala Bandiklat Kaltim H Syafruddin Pernyata. (masdiansyah/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation