Media Penting Dalam Pembentukan Karakter Anak

SAMARINDA - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kaltim menggelar Seminar Literasi Media dengan mengusung tema Media Dalam Pembentukan Karakter Anak, berlangsung di Studio Saluran Dakwah Islamic Center Samarinda, Kamis (12/12/2019).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Didk Rusdiansyah mengatakan masyarakat harus bijak agar tidak mudah terprovokasi menyebarkan hoaks. Sehingga diharapkan dapat memahami prinsip 3S yaitu Saring Sebelum Sharing. 

Sementara itu Ketua KPID Kaltim Hendro Prasetyo berharap agar anak menjadi agen perubahan dan memberikan masukan terhadap tayangan yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.

Sedangkan Kabid PPPA Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Noer Adenany memaparkan aspek penting yang tak bisa ditinggalkan adalah pembentukan watak atau karakter (character building) yang mencakup sikap mental manusia.

Menurut dia, media menjadi lingkungan sosial yang selalu ikut serta dalam membentuk kepribadian anak dan remaja. Media memiliki peran yang sangat penting di era globalisasi saat ini. 

“Jika remaja hidup dalam lingkungan sosial yang kurang baik, maka karakter yang terbentuk juga kurang baik. Sebaliknya, jika remaja lingkungan kehidupannya baik maka akan baik pula prilakunya. Lingkungan sosial inilah yang akan menjadi pembentuk karakter dari remaja,” ujar Dany.

Ia menambahkan media selayaknya digunakan secara tepat guna mendukung terwujudnya peran pembentukan karakter yang sesuai dengan usia anak.

Maka pola pengasuhan di era digital dapat dilakukan dengan berbagai cara. Antara lain, menjaga komunikasi dengan anak dan bekali diri terus belajar gunakan aplikasi Parental Control, buat aturan dasar terkait internet di rumah, ikuti dan menjadi teman anak di media sosial, jelajahi, berbagi dan rayakan bersama serta jadilah panutan digital yang baik.

Ia berharap semua pihak dapat menyediakan media yang ramah terhadap perkembangan anak.

Narasumber seminar Komisioner KPID Kaltim Yovanda Noni dan Divisi Pencegahan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kaltim Ruhui Rahayu Mahcnun Uzni.(yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation