Meiliana : Layani Masyarakat dengan Senyum

Meiliana : Layani Masyarakat dengan Senyum

 

SAMARINDA – Setiap petugas yang berhadapan langsung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat hendaknya tetap mengutamakan etika dan kesopansantunan agar warga yang berurusan bisa diterima dengan baik dan merasa nyaman. 

Demikian halnya terhadap petugas atau penerima tamu yang memberikan pelayanan di rumah sakit khususnya petugas front liner (garis depan) atau receptionis (penerima tamu) wajib memberikan pelayanan yang ramah dengan senyum.

"Para front liner di rumah sakit ini (RSUD AW Sjahranie Samarinda) wajib bersikap ramah dan santun serta selalu senyum saat masyarakat datang terutama pasien yang ingin berobat,"  kata Asisten Administrasi dan Umum Meiliana saat blusukan ke RSUD AW Sjahranie Samarinda, Kamis (23/1).

Meski disadari beban para petugas rumah sakit termasuk petugas reception cukup berat, namun lanjut Meiliana, itulah tantangan tersendiri bagi aparat yang bertanggungjawab terhadap pelayanan langsung kepada masyarakat.

Selayaknya, saat awal rekrutmen, para petugas pelayanan masyarakat ini sudah mengetahui kewajiban dan tanggungjawab masing-masing terutama terkait sikap dan prilaku saat memberikan pelayanan. 

Meiliana mengakui merasa kurang nyaman dan kecewa dengan sikap yang diberikan para petugas reception di Ruang IGD saat dirinya mengunjungi instalasi tersebut. Padahal, orang atau masyarakat yang datang pasti memerlukan pelayanan untuk berobat.

"Mungkin saja yang datang itu keluarga atau pasien yang memerlukan pelayanan berobat. Sementara yang menerima (petugas), memasang muka cemberut (tidak senyum). Nah bagaimana orang mau sembuh atau berobat dengan nyaman kalau penerimaannya seperti itu," kesal Meiliana.

Belum lagi lanjutnya, ada konter pelayanan yang menyiapkan fasilitas berupa peralatan sistem otomotias menggunakan sistem tombol untuk nomor antri para pasien yang tidak dimanfaatkan secara maksimal karena ketidaktahuan warga menggunakannya.

"Peralatan ini bagus dan sangat penting guna mengurangi antrian warga ataupun pasien berobat yang menumpuk didepan konter BPJS. Sebaiknya, pihak rumah sakit menyiapkan seorang petugas untuk menuntun warga agar menggunakan fasilitas ini," saran Meiliana.

Karenanya, kedepan dirinya berharap agar jajaran manajemen rumah sakit dapat memberikan waktu pelatihan bagi para petugas reception termasuk petugas pelayanan lainnya agar memberikan pelayanan secara ramah, sopan dan senyum.

"Petugas wajib menerapkan rahasia 227 atau buka sudut bibir kanan dan kiri masing-masing selebar dua senti (centimeter) selama tujuh detik. Itulah  senyum yang harus dilakukan setiap petugas setiap menerima masyarakat yang datang untuk berobat. berikan pelayanan yang baik dan berkualitas kepada publik," ucap Meiliana tegas. (yans/sul/hmsprov)

 

///Foto: Meiliana saat berbincang dengan petugas RSUD AW Sjahranie Samarinda.(masdiansyah/humasprov kaltim)

 

Berita Terkait
Government Public Relation