Meiliana: Disiplin, Semangat dan Kompak

 Team Building Trasformasi Budaya Organisasi dan Budaya Kerja

SAMARINDA–Percepatan reformasi birokrasi terus dilakukan Pemprov Kaltim guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), dengan tujuan utama meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat. Salah satu upaya yang ditempuh Pemprov melalui melaksanakan Team Building Transformasi Budaya Organisasi dan Budaya Kerja.

Asisten Administrasi Umum Meiliana mengatakan Team Building Transformasi Budaya Organisasi dan Budaya Kerja dilaksanakan dalam rangka mendorong setiap aparatur agar dapat meningkatkan disiplin, semangat kerja dan produktivitas sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

“Kita ingin membangun kapasitas setiap aparatur dan juga memberikan pemahaman tentang bagaimana dalam bersikap/bertutur kata kepada orang lain, berkoordinasi dan mengambil keputusan. Sekaligus mengubah pola pikir aparatur agar lebih inovatif serta meningkatkan kinerja instansi pemerintah dan juga memberikan reward kepada kelompok budaya kerja terbaik. Kami mengawalinya dari lingkungan Asisten Administrasi Umum Setda Prov Kaltim,” kata Meiliana, Kamis (18/9).

Menurut dia, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menpan dan RB Nomor 39/2012 tentang Pedoman Pengembangan Budaya Kerja dan Pergub Kaltim Nomor 86/2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Budaya Kerja di lingkungan Pemprov Kaltim, serta Surat Plt Sekretaris Daerah Kaltim pada 15 Juli 2013 Nomor 067/6363/ORG tentang Pelaksanaan Percepatan Penerapan Budaya Kerja di lingkungan Pemprov Kaltim 2013.

“Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kinerja aparatur melalui pembinaan aparatur yang etis, bermoral, disiplin, profesional, produktif dan bertanggung jawab dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), yaitu meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat,” jelasnya.

Agar implementasi penerapan budaya kerja aparatur dapat lebih berhasil pada masing-masing SKPD, lanjut dia, perlu adanya langkah-langkah strategis dengan mewujudkan tindakan-tindakan operasional antara lain memberi pemahaman dan penyamaan persepsi dalam melaksanakan program budaya kerja secara benar. Selanjutnya setiap tahun dilakukan evaluasi melalui penyampaian laporan.

Memperhatikan hal tersebut, Pemprov Kaltim pada 11 September 2014 telah melakukan kesepakatan bersama yaitu seluruh pejabat struktural eselon II (pimpinan SKPD) lingkup Pemprov Kaltim dengan menandatangani pakta integritas komitmen bersama penerapan budaya kerja disiplin PNS.

“Komitmen itu berisi tentang penerapan kehadiran kerja PNS tepat waktu dengan sanksi pemotongan TPP, penerapan pakaian dinas lengkap, penerapan tertib administrasi keuangan, penerapan SKP (Sasaran Kinerja Pegawai) dan penerapan kehadiran rapat tepat waktu,” urainya.

Selanjutnya, Meiliana menambahkan apa yang didapatkan peserta team building transformasi budaya organisasi dan budaya kerja di lingkungan Asisten Administrasi Umum Setda Prov Kaltim ini dapat memberikan dampak positif terhadap upaya percepatan reformasi birokrasi dan juga dapat menjadi best practice bagi unit kerja di bawah Asisten Pemerintahan, Asisten Ekonomi Pembangunan dan Asisten Kesejahteraan Rakyat.

“Kita nanti akan menularkan model-model transformasi budaya organisasi dan budaya kerja ke seluruh SKPD lingkup Pemprov Kaltim. Terutama untuk empat core value (nilai inti), yaitu profesional, integritas, kepedulian dan team work yang didapat peserta selama pelaksanaan team building ini,” tambahnya.

Peserta kegiatan ini merupakan pejabat eselon III dan IV yang berasal dari Biro Organisasi, Biro Umum, Biro Keuangan dan Biro Perlengkapan yang berada di bawah koordinasi Asisten Administrasi Umum Setda Prov Kaltim. (her/sul/hmsprov)

//Foto: BANGUN KAPASITAS. Meiliana (dalam lingkaran) dalam kegiatan team building. (heru/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait