Meiliana Minta Intensifkan Kinerja Inspektur Tambang

Meiliana dan Wahyu Widhi Heranata bersama para inspektur tambang. (masdiansyah/humasprovkaltim)

SAMARINDA - Menyikapi keluhan warga terhadap kegiatan pertambangan batubara terindikasi usaha tidak berijin (illegal mining), Plt Sekretaris Provinsi Kaltim Dr Hj Meiliana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim.

Menurut dia, perlu klarifikasi sekaligus solusi yang benar terhadap apa yang dialami atau dikerjakan para inspektur tambang. "Saya sengaja sidak untuk klarifikasi inspektur tambang sekaligus cari solusi," katanya, Rabu (27/2).

Salah satunya lanjut Meiliana, kasus terbaru yang sempat meresahkan masyarakat di Desa Bayur, Samarinda.  Dirinya meyakini tidak hanya Bayur tapi banyak kasus lain terjadi namun tidak terungkap. "Kita sudah tetapkan selain intensifkan fungsi inspektur tambang, juga optimalkan peran PPNS (penyidik pegawai negeri sipil)," ungkapnya.

Meiliana meminta seluruh pegawai ESDM mampu memberikan pelayanan prima secara santun dan ramah serta tidak kasar kepada masyarakat yang berurusan di instansi tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wahyu Widhi Heranata mengungkapkan pemerintah akan meningkatkan dukungan kepada para inspektur tambang. "Kita memberikan dukungan sarana berupa laptop kepada masing-masing inspektur tambang dan memberikan kendaraan operasional dari dana lumpsum payment," ujarnya.

Hadir mendampingi Sekretaris Dinas ESDM Frediansyah serta koordinator dan inspektur tambang Kaltim. (yans/fat/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation