Kalimantan Timur
Mekanisme Penyaluran Diubah

Beasiswa Kaltim Cemerlang

SAMARINDA - Penyaluran Beasiswa Kaltim Cemerlang (Cerdas, Merata, Prestasi Gemilang) yang telah diberikan sejak lima tahun lalu, akan diubah mekanisme penyalurannya. Jika beberapa tahun lalu pemberian beasiswa Kaltim Cemerlang berdasarkan permohonan penerima melalui akses ke website, kini penyalurannya memakai jatah atau kuota yang diberikan.
Hal ini dikatakan Gubernur Kaltim DR H Awang Faroek Ishak beberapa waktu lalu (12/12) yang meminta kepada Kepala Disdik Kaltim untuk merancang mekanisme penyaluran beasiswa yang lebih merata dan menyeluruh kepada semua pelajar dan mahasiswa.
“Jadi mekanisme penyaluran beasiswa ini saya ingin ubah dari mendaftar ke website dengan pemberian secara khusus dan sistem kuota, sehingga lebih transparan, jujur dan merata,” ujarnya.
Jelas Awang Faroek, dengan cara kuota ini pemberian beasiswa  untuk perguruan tinggi negeri dan swasta akan mendapatkan jatah berbeda dan ditentukan oleh kampus masing-masing.
Begitu juga untuk organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, setiap organisasi akan diberi jatah masing-masing. Untuk pelajar dan mahasiswa di perbatasan, anak veteran dan lain-lain  juga akan diterapkan hal yang sama.
Setelah, calon penerima ini ditunjuk oleh lembaga masing-masing, proses pendaftaran dan administrasi tetap dilakukan melalui sistem online, sehingga prosesnya lebih transparan, jujur dan tidak ada diskriminasi.
“Sehingga  penentuan siapa yang mendapatkan beasiswa ini tidak lagi berdasarkan permohonan pendaftar melainkan ditunjuk oleh masing-masing lembaga, baik kampus ataupun sekolah. Setelah ditunjuk barulah proses administrasi menggunakan sarana internet,” harapnya.
Selain mekanisme penyaluran yang diubah, Awang Faroek menginginkan jika Beasiswa Kaltim Cemerlang ini juga diubah waktunya yaitu diberikan diawal tahun dan bukan pada akhir tahun seperti biasanya.
Ini agar manfaat dari beasiswa yang diberikan kepada pelajar dan mahasiswa di seluruh Kaltim ini dapat lebih dapat memberi manfaat ketimbang diberikan diakhir tahun.
 Diakui Gubernur, dengan adanya perubahan mekanisme ini, diharapkan akan lebih tepat sasaran dan benar-benar dapat merata baik untuk pelajar dan mahasiswa di perkotaan maupun yang berada di pedalaman.
“Kita berharap pemberian beasiswa ini dapat memberi manfaat sebesar-besarnya bagi dunia pendidikan kita ke depan secara lebih merata,” tegasnya.(yul/hmsprov)

//Foto: LEBIH BERMANFAAT. Gubernur Kaltim DR H Awang Faroek Ishak bersama perwakilan penerima Beasiswa Kaltim Cemerlang. (dok/humasprov kaltim).


 

Berita Terkait