Membangun Masyarakat Modern dengan iKaltim


SAMARINDA – Pengembangan aplikasi digital library (perpustakaan digital) iKaltim dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dipastikan mampu membentuk masyarakat Kaltim yang modern.

Menurut Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, saat ini sudah memasuki era digitalisasi yang memanfaatkan teknologi untuk memperoleh informasi dan pengetahuan.  Awang meyakini masyarakat Kaltim akan semakin cerdas dengan pemanfaatan digital atau teknologi informasi ikaltim untuk dunia informasi dan pendidikan.

“Pemanfaatan digital untuk informasi dan pendidikan, sudah barang tentu akan meningkatkan kecerdasan masyarakat sesuai Visi Kaltim 2030,” katanya saat menerima jajaran PT Woolu Aksara Maya dan PT Indosat di Ruang Rapat Gubernur Kaltim, Selasa (21/6).

Apalagi lanjut Awang saat ini sudah dikenal sebagai era masyarakat modern karena mampu memanfaatkan digital atau teknologi informasi untuk berbagai bidang kegiatan dan usaha.

Tentunya ujar Awang, pemanfaatan aplikasi iKaltim untuk digitalisasi perpustakaan akan menjadikan masyarakat lebih mudah memperoleh informasi dan pengetahuan.  Masyarakat tidak perlu direpotkan harus menyediakan waktu untuk datang ke perpustakaan. Tetapi cukup hanya dengan membuka HP (handphone/telepon seluler) atau komputer pintar (android).

“Kita manfaatkan kemajuan teknologi informasi dan media sosial untuk masyarakat lebih mudah aplikasi iKaltim berisi buku-buku bacaan dan ilmu pengetahuan.  Masyarakat Kaltim menjadi cyber society (masyarakat maya),” ungkap Awang Faroek.

Dia mengharapkan seluruh satuan kerja perangkat daerah turun ke lapangan dan menyosialisasikan perangkat aplikasi iKaltim ke masyarakat termasuk sekolah dan perguruan tinggi.  

Sementara itu pimpinan PT Woolu Aksara Maya Sulasmo Sudarmo mengemukakan pihaknya siap mendukung Pemprov Kaltim dalam pemanfaatan teknologi informasi melalui aplikasi iKaltim untuk berbagai kegiatan pemerintahan.

“Tahap awal kita aplikasikan kegiatan perpustakaan berbasis digital (digital library), sehingga berbagai buku bacaan dan ilmu pengetahuan dapat dibuka siswa sekolah bahkan mahasiswa dan masyarakat melalui media sosial dengan mudah dan tanpa biaya,” ujar Sulasmo.

Tampak hadir mendampingi gubernur dalam pertemuan Kepala Badan Perpustakaan Kaltim Hj Ardiningsih dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Abdullah Sani. (yans/sul/es/humasprov)

Berita Terkait