Membangun Pendidikan Menuju Kaltim Maju 2018 (2-habis)

Membangun Pendidikan Menuju Kaltim Maju 2018 (2-habis)

Oleh: Dr H Awang Faroek Ishak

Selain berkonsentrasi untuk meningkatkan pendidikan dini, pendidikan dasar dan menengah. Pemprov Kaltim tidak begitu saja melupakan pembangunan pendidikan tinggi. Hal itu dilakukan karena kita menyadari bahwa sumber daya manusia (SDM) lulusan perguruan tinggi di daerah ini juga memiliki peran strategis bagi kemajuan Kaltim di masa depan.

Perguruan Tinggi

Meskipun merupakan kewenangan pemerintah pusat, Pemprov Kaltim secara konsisten terus membantu pengembangan perguruan tinggi baik Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Berdasarkan Perda Nomor 3 Tahun 2010, Pemprov Kaltim membantu PTN dan PTS mulai dari pembangunan fisik hingga pengembangan SDM.

Universitas Mulawarman selama ini telah mendapat bantuan lebih dari Rp1 triliun. Tidak heran jika pada  awal tahun 2014 Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Aptisi) memberikan penghargaan berkat kepedulian membatu PTS. Selaku gubernur, saya dianggap sebagai satu-satunya gubernur di Indonesia yang memberikan bantuan dana abadi bagi PTS yang saat ini jumlahnya sudah lebih dari Rp30 miliar.

Tahun 2014, Pemprov Kaltim juga memprogramkan beasiswa penuh untuk program doktor bagi 240 orang, masing-masing 100 doktor untuk Universitas Mulawarman dan  50 doktor untuk PTS, 60 doktor untuk tiga  Politeknik Negeri dan 30 doktor untuk Universitas Borneo, Kaltara.

Program ini juga belum ditemukan di provinsi lain di Indonesia. Hal terbaru yang difasilitasi pengembangannya oleh Pemerintah Kaltim adalah Pembanguan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan dan Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) di Tenggarong.

Ground breaking bangunan ITK di atas tanah 300 hektare di Balikpapan rencananya dilakukan oleh Presiden SBY tahun ini. ITK akan menjadi institut teknologi kebanggaan Indonesia selain ITB dan ITS. Saat ini 170 mahasiswa ITK dititipkan di ITS Surabaya, demikian pula 150 mahasiswa ISBI Kaltim saat ini belajar di ISI Yogyakarta.

 

Rekor MURI untuk Beasiswa

Museum Rekor Indonesia (MURI) tahun 2013 memberikan pengakuan kepada Kaltim sebagai pemerintah daerah yang paling banyak memberikan beasiswa baik dari segi jumlah penerima, yakni mencapai 180.000 orang dalam 5 tahun atau setiap tahun mencapai  30.000 penerima.

Demikian juga bila ditinjau dari jumlah dana yang dialokasikan, yakni mencapai Rp200 miliar pada 2014. Menurut saya, dengan memberikan beasiswa, akan memberi gairah kepada putra-putri Kaltim untuk menempuh pendidikan tinggi yang pada akhirnya akan mempercepat peningkatan kualitas SDM dalam menghadapi era globalisasi.

Sejak 2013 kembali diberikan beasiswa sebanyak 50.000 orang  pertahun untuk semua jenjang pendidikan, baik di dalam maupun di luar negeri. Hingga 2014 kurang lebih 200 putra-putri Kaltim yang dibiayai dengan beasiswa di berbagai negara, yakni Jepang, Australia, Jerman, Belanda, Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, Turki, Rusia, Belarusia, Thailand, Malaysia dan beberapa negara Arab , yaitu Saudi Arabia, Mesir,  Yaman dan lain-lain.

 

Program Khusus

 

Dalam program beasiswa Kaltim, terdapat program-program khusus keahlian untuk mendukung pencapaian Visi Pembangunan di bidang Agroindustri dan Energi. Saat ini telah dididik lebih dari 500 orang program diploma dan sarjana bidang pertanian, perikanan dan peternakan di Universitas Mulawarman dan Politeknik Sang Hyang Seri.

 Selainn itu juga untuk program pendidikan bidang kelistrikan di STT PLN, Program Perkeretaapian di STTD Jakarta serta yang terbaru Program Sarjana hingga Magister untuk 100 orang (50 orang masing-masing untuk tahun 2014 dan 2015) bidang teknologi kereta api di Rusia dengan sharing pendanaan dari Rusia.

Saat ini sedang disiapkan pengiriman mahasiswa bidang teknologi ke Belarus dan bidang industri farmasi ke Irlandia. Semua itu, diperuntukkan bagi masa depan Kalimantan Timur, dengan dukungan SDM berkualitas.

 

Education Center

Pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan di semua sekolah tentu memerlukan waktu dan biaya yang cukup besar. Sebagai penerima Satya Lencana pembangunan pendidikan dari Presiden, saya  berpendapat untuk membangun SDM berkualitas tidak harus menuggu semua sekolah memikili fasilitas lengkap, sehingga saya kembali mengeluarkan ide cemerlang untuk membangun Education Centre.  

Pembangunan Education Center ini akan tuntas tahun 2014 dan mulai beroperasi tahun ini juga. Dalam Education Center terdapat laboratorium lengkap hingga kelas riset, workshop untuk keterampilan berbasis teknologi modern, yang dilengkapi dengan pusat training beserta akomodasi dan restoran.

Seluruh sekolah dan bahkan perguruan tinggi di Kaltim dapat memanfaatkan fasilitas ini. Saya juga mendorong agar semua Laboratorium dan Workshop di sini bersertifikat ISO. Berkat perhatian yang besar terhadap dunia pendidikan di daerah itulah, maka jajaran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kaltim, kemudian mendaulat dan menganugerahkan penghargaan kepada diri saya sebagai "Gubernur Pendidikan".

 

Education Awards

Dalam upaya menggairahkan partisipasi bidang pendidikan kepada semua stakeholders, setiap tahun saya memberikan penghargaan bergengsi bidang pendidikan yang diberi nama Kaltim Education Awards dan juga memberikan Penghargaan Awang Faroek Achievement Education Awards kepada tokoh sangat berjasa di bidang pendidikan.

Awards ini diberikan kepada siswa, guru, tutor, sekolah, komite sekolah, yayasan, perusahaan, tokoh, hingga bupati/walikota terbaik di bidang pendidikan setiap tahunnya. Selain itu, khusus untuk guru berprestasi dan berjasa, disediakan penghargaan dan hadiah khusus pada setiap peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Guru Nasional.

Tentunya kita semua sepakat, bahwa penghargaan dan pengakuan terkait dengan perjuangan semua pihak untuk pendidikan di Kaltim, bukan tujuan utama apalagi sebagai tujuan akhir.

Namun, yang terpenting adalah bagaimana kita semua terus berjuang dan berjuang terus untuk membangun SDM Kaltim berkualitas dan berdaya saing tinggi bagi masa depan Kaltim yang lebih baik. Dirgahayu Hari Pendidikan Nasional, Sukses untuk Pendidikan Kalimantan Timur. (penulis adalah Gubernur Kaltim).

////FOTO (2) : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak bersama sejumlah mahasiswa ITK.(dok/humasprov)

 

Berita Terkait
Government Public Relation