Membentuk Pemimpin Perubahan Melalui Diklatpim-IV


SAMARINDA - Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Kaltim pada Selasa (31/5) melaksanakan Diklatpim  IV angkatan VII di lingkungan Pemprov Kaltim yang bertujuan membentuk kompetensi kepemimpinan operasional bagi pejabat struktural eselon IV.

Asisten I Setdaprov Kaltim Meiliana dalam sambutannya menyampaikan bahwa kompetensi kepemimpinan operasional yang dibangun pada Diklatpim-IV ini adalah suatu kemampuan membuat perencanaan kegiatan dan keberhasilan dalam mengimplementasikan pelaksanaan suatu kegiatan di lingkungan instansi masing-masing peserta Diklatpim-IV dengan baik.

"Kami mengharapkan  dengan Diklat ini terbentuk pemimpin perubahan. Pemimpin perubahan yang kreatif, inovatif dan meningkatkan prestasi menuju terselenggaranya era kerja sesuai dengan Nawacita," katanya.

Menjadi seorang pemimpin perubahan tidaklah mudah karena diperlukan kreativitas dan inovasi yang tinggi. Apalagi, jika ditujukan dalam rangka menunjang keberhasilan pembangunan suatu daerah.

"Peran pemimpin sangat menentukan untuk memajukan dan mencapai keberhasilan pembangunan daerah melalui kreatifitas dan berbagai inovasi serta terobosan-terobosan yang dilakukan bersama aparatur di bawahnya," katanya.

Pemprov Kaltim mengapresiasi Diklatpim-IV yang akan diikuti para peserta yang berjumlah sekitar 30 peserta selama lebih dari tiga bulan ini.

"Mudahan-mudahan peserta Diklatpim-IV ini bisa menjadi pemimpin-pemimpin perubahan. Bisa menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN)  profesional, berintegritas dan inovatif," katanya.

Sementara itu, Kepala Bandiklat Kaltim Syafruddin Pernyata menyampaikan bahwa digelarnya Diklatpim-IV ditujukan kepada pegawai yang akan menduduki atau telah menduduki jabatan eselon IV di lingkungan Pemprov Kaltim.

"Mereka yang akan menduduki atau diproyeksikan  menduduki jabatan eselon IV wajib mengikuti Diklat. Diklatpim-IV tahun ini lebih ditekankan bagi peserta agar sebelum mengakhiri pendidikan dapat membuat suatu proyek inovasi. Proyek itu kalau dilaksanakan bisa membantu tugas-tugas dalam suatu organisasi. Jadi, bagaima membuat sesuatu yang tadinya sulit menjadi mudah tanpa melanggar aturan," katanya. (rus/sul/es/humasprov).

Berita Terkait
Government Public Relation