Memperingati Hari Lingkungan se-Dunia 2016

SAMARINDA - Memperingati Hari Lingkungan Hidup Dunia 2016 di Kaltim, Pemprov Kaltim menggelar launching Green Growth Compact (GGC) atau suatu forum atau media yang menyediakan kerangka kerja bagi para pihak dalam membangun perencanaan, kebijakan dan aksi  yang lebih operasional di wilayah dan lingkungan kerjanya masing-masing, dengan tetap berbasis pada peraturan dan sistim pelaksanaan yang telah ada. GGC dibangun dalam rangka meningkatkan percepatan perwujudan Kaltim HIjau atau Green Kaltim.

 

Selain launching tersebut, Pemprov juga akan menyerahkan rapot Program Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) bidang lingkungan hidup bagi perusahaan tambang batu bara, migas, kehutanan, perkebunan dan Hutan Tanaman Industri (HTI) serta industri jasa.

"GGC merupakan program gerakan pembangunan terpadu antara pemerintah daerah bersama stakeholder lainnya. Gerakan ini rencana akan disaksikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya. Termasuk penyerahan proper akan disaksikan langsung oleh Menteri LHK," kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kaltim Riza Indra Riadi di Kantor BLH Kaltim, Rabu (11/5).

Dari rangkaian tersebut juga dilaksanakan bersih-bersih Sungai Karang Mumus (SKM) Samarinda, kerjasama antara Pemprov Kaltim dengan Keluarga Besar Pramuka Kaltim dan Komunitas Memungut Sehelai Sampah SKM Samarinda.

Pelaksanaan tersebut diharapkan dapat diikuti masyarakat Kaltim, terutama warga Samarinda, termasuk aparatur di masing-masing SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim. Kegiatan ini juga dirangkai dengan penanaman pohon.

"Semua pihak diharapkan terlibat dalam kegiatan peringatan Hari LH se-Dunia ini. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi gerakan masal yang dipelopori Pemprov Kaltim. Masyarakat bisa turut serta mengikuti kegiatan ini, termasuk perusahaan penerima proper," jelasnya.

Pelaksanaan rencana dijadwalkan pada Minggu 29 Mei 2016. Sedianya pelaksanaan peringatan Hari LH Dunia dilaksanakan pada 5 Juni, karena bertepatan dengan persiapan Bulan Ramadhan, maka pelaksanaan dipercepat.

"Menyukseskan kegiatan ini, kami akan mencari lokasi yang strategis untuk lokasi pelaksanaannya di bantaran Sungai Karang Mumus terlebih dulu," jelasnya.  (jay/sul/humasprov

Berita Terkait