Menag Apresiasi Dukungan Gubernur, Beri Anggaran Pembangunan Rumah Ibadah

Gubernur Awang Faroek Ishak (dududk tengah) bersama Menag Lukman Hakim Saifuddin (duduk kedua dari kanan) saat kunker ke Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Kaltim. .(fadjar/humasprov kaltim)

 

Menag Apresiasi Dukungan Gubernur, Beri Anggaran Pembangunan Rumah Ibadah

SAMARINDA - Pemerintah sangat mengapresiasi atas dukungan dan perhatian besar Gubernur Awang Faroek Ishak  terhadap pengembangan sumber daya manusia melalui pembangunan rumah ibadah.

Apresiasi pemerintah pusat itu disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada Rakernas Mapanbumi 2017 di Maha Vihara Buddhist Centre, Jumat (2/6).

Menurut dia, keberadaan rumah ibadah seperti Maha Vihara Buddhist Centre sangat penting dan strategis dalam pembinaan umat beragama.

"Secara khusus saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih tiada terhingga kepada gubernur dan jajaran juga DPRD yang telah mengalokasikan anggaran APBD-nya guna pembangunan Buddhist Centre ini," katanya.          

Menag meyakini dukungan dan perhatian pemerintah daerah khususnya gubernur terhadap pengembangan umat beragama tidak lain untuk meningkatkan kualitas dan taraf hidup rakyat Kaltim.

Vihara lanjutnya, bukan semata tempat ibadah tetapi bagaimana sarana ini mampu membentuk akhlak dan budi pekerti umatnya. Terlebih lagi mampu memberikan pemahaman tentang keberlangsungan hidup yang baik dalam bermasyarakat yang multi kultur, multi etnis serta multi keyakinan (agama).

Tentunya harap Lukman, keberadaan Buddhist Centre ini mampu membangun semangat kebersamaan, harmonisasi dan meningkatkan kualitas hidup pribadi sesama umat Buddha maupun umat beragama lainnya di Kaltim.

"Pembinaan bagi umat Buddha diharapkan mampu membangun semangat kebersamaan, sehingga dapat berkontribusi bagi keharmonisan dan keberlangsungan hidup antarumat beragama di Kaltim. Terlebih mampu menciptakan keamanan dan kedamaian dalam masyarakat," ungkap Lukman Hakim.

Dia menambahkan dukungan dan perhatian Gubernur Kaltim bersama lembaga di daerah terhadap pengembangan SDM umat beragama dan pembangunan sarana ibadah menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia agar tercipta toleransi dan harmonisasi antarumat beragama.(yans/sul/ri/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation