Mendukung Optimalisasi Kinerja BPP, Dinas Pangan Kembangkan Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian

SAMARINDA - Pemanfaatan teknologi informasi dalam mengembangkan sistem penyuluhan pertanian (Simluhtan) sangat diperlukan. Khususnya dalam upaya percepatan proses penyelenggaraan penyuluhan pertanian di berbagai tingkatan. "Terkait hal itu. Kita saat ini mempersiapkan sumberdaya yang mempunyai kapaaitas khususnya bidang teknologi dan informasi," kata Kepala Dinas Pangan Tamanan Pangan dan Hortikultura H Ibrahim di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (2/5/2019).

Menurut Ibrahim, Simluhtan digunakan sebagai basis data dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan penyuluh pertanian dan cyber. Ibrahim menjelaskan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) yang andal yakni memiliki kapasitas dan mempunyai kemampuan mengembangkan kemandirian petani.

Melalui pengembangan Simluhtan oleh BPP, diharapkan para petani dapat mengolah usaha taninya secara produktif, efektif dan efesien serta mempunyai daya saing tinggi di pasar global.

Terciptanya kelembagaan penyuluhan yang kuat di daerah ujar Ibrahim, maka dapat mendukung, mengawal dan mensinergikan program-program pembangunan pertanian yang dilaksanakan pemerintah, swasta maupun masyarakat (swadaya) "Upaya kita sekarang memperkuat kapasitas BPP dalam mendukung tercapainya swasembada berkelanjutan komoditas strategis nasional," ujar Ibrahim. (yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait