Menhub Minta AP I Segera ke APT Pranoto

Menhub Budi Karya didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Salman Lumoindong saat meninjau runway Bandara APT Pranoto. (DOK/HUMASPROV)

SAMARINDA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta agar PT Angkasa Pura (AP) I segera mengambil inisiatif untuk secara langsung memberikan andil dalam pengelolaan dan pengembangan Bandara APT Pranoto di Sei Siring, Samarinda. 

Dukungan AP I diyakini Menhub akan sangat membantu pemerintah daerah, terutama Kota Samarinda yang sangat memerlukan dukungan konektivitas signifikan untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata melalui transportasi udara. "Jadi, saya minta AP I bisa beroperasi lebih awal dari rencana yang telah ditetapkan. Sehingga bisa membantu pemerintah menyelesaikan hal-hal teknis di bandara. Misalnya, lampu hingga rumput-rumput di pinggir runway bisa dibenahi dan dilengkapi," kata Budi Karya Sumadi di Bandara APT Pranoto, Minggu (8/7).

Dikatakan, dukungan tersebut sembari menunggu peresmian yang akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, November tahun ini. Jika memang, hal-hal teknis bisa cepat diselesaikan oleh AP I, diharapkan peresmian juga bisa lebih cepat dilakukan. 

"Makanya, saya minta AP I bisa beroperasi dulu. Mungkin bulan depan bisa masuk lebih awal dari rencana kerja sama yang telah ditetapkan. Karena itu, saya minta AP I bisa berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim. Sebagai pendamping pengembangan pengelolaan bandara ini, Kejati harus juga siap membantu," harap Budi Karya.

Konsultasi harus dilakukan dengan Kejati hingga dikeluarkannya rekomendasi. Selanjutnya, AP I bisa melaksanakan pengelolaan dengan diketahui Dirjen Perhubungan Udara sembari menunggu diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada bulan yang telah ditetapkan.

"Kita harapkan dengan adanya bandara ini pengembangan sektor wisata di Kaltim terutama Samarinda akan semakin maju. Karena itu, bandara ini sangat diperlukan guna konektivitas transportasi udara. Contoh, jika orang dari Jakarta mau ke Samarinda, tidak  perlu turun di Balikpapan, tapi bisa langsung ke Samarinda. Semoga ini bisa terwujud," pungkasnya. (jay/sul/humasprovkaltim)

Berita Terkait