Menko Kesra Resmikan Pemukiman KAT di Berau

SAMARINDA – Proyek pembangunan pemukiman rumah Komunitas Adat Terpencil (KAT)  yang merupakan kerjasama Pemrov Kaltim dan Pemkab Berau dengan PT Berau Coal diresmikan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) H.R Agung Laksono, Jumat (25/1).

Kepala Dinas Sosial Kaltim, H Bere Ali mengatakan proyek pembangunan pemukiman rumah KAT di Berau ini merupakan bantuan dari program Coorporate Social Responsibility (CSR) dari  PT Berau Coal untuk mendukung percepatan kesejahteraan masyarakat adat terpencil di Berau.   

"Jadi kunjungan kerja (Kunker) Menko Kesra ke Kaltim kali ini dalam rangka meresmikan bantuan yang diberikan perusahaan swasta di Kaltim,” ujar Bere Ali

Kedatangan Menko Kesra di Kabuapten Berau ini, lanjutnya sebagai bentuk dukungan  Menteri terhadap kelanjutan pembangunan pemukiman KAT di seluruh Kaltim yang terus diupayakan untuk dapat berada dalam satu kawasan tanpa terpisah satu sama lainnya.

Didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, HM Yusuf, dijelaskan bahwa sebelumnya, Menteri Sosial  Salim Segaf al Jufri dijadwalkan meresmikan KAT di Berau dan sejumlah proyek-proyek bidang Kesejahteraan Sosial di Bulungan. Namun karena kesibukan Menteri Sosial dalam penanganan banjir di Jakarta, maka untuk peresmian KAT di Berau ini dilakukan oleh Menko Kesra Agung Laksono.

“Peresmian proyek-proyek kesejahteraan sosial yang ada di Kabupaten Bulungan nantinya tetap akan dilakukan Menteri Sosial   yang menurut rencana akan dilaksanakan pada  awal Februari ini,” jelas Bere Ali.  

Dalam proyek pembangunan pemukiman untuk KAT ini, untuk tahap awal   PT Berau Coal membangun sebanyak 18 unit rumah tipe 60 yang berada di atas lahan  73 hektare (ha).

“18 unit rumah yang dibangun tersebut dapat ditempati 18 kepala keluarga atau 66 jiwa warga Suku Dayak Punan yang berasal dari daerah sekitar kilometer 10 Lati,” ujarnya.

Saat peresmian ini, Menko Kesra HR Agung Laksono, didampingi Bupati Berau, H. Makmur HAPK dan Kepala Dinas Sosial Kaltim H Bere Ali. (yul/hmsprov).

Berita Terkait