Menparekraf: Ayo Kunjungi dan Sukseskan Festival Derawan
Derawan Tempat Yang Sangat Spesial
 
BALIKPAPAN – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggarannya Kaltim Summit II 2013 sebagai inisiatif dan buah pemikiran dari Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, guna mendapatkan masukan dalam rangka dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2014-2018. 
“Dengan suatu visi kedepan, tepatnya pada 2030 yaitu bagaimana mencari sumber pertumbuhan yang baru dan mendiversifikasi pertumbuhan yang sudah ada dari yang tadinya berbasis unrenewable resources menjadi renewable resources. Hal itu dilakukan tentunya salah satu tujuannya untuk menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan,” kata Mari Elka, saat menjadi keynote speech pada Kaltim Summit II di Ballroom Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Selasa (30/7).
Mari mengungkapkan Kaltim sudah sangat dekat dengan dirinya. Karena pada era 1980-an, dirinya pernah berada di Kaltim selama tiga minggu. Berkeliling dari Tarakan, Bontang hingga Kota Bangun, dalam rangka membuat studi pada waktu itu tentang potensi pembangunan Kaltim.
“Sejak era 80-an hingga lima tahun terakhir, Kaltim masih dikenal sebagai daerah penghasil migas dan batu bara. Untuk itu Kaltim perlu melakukan diversifikasi pertumbuhan ekonomi yang sudah ada, salah satunya adalah dengan mengembangkan potensi pariwisata,” ungkapnya.
Salah satu objek wisata yang berpotensi dikembangkan untuk menjadi destinasi wisata internasional adalah Kawasan Industri Pariwisata Kepulauan Derawan di Berau, yang memang sudah dipilih oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) sebagai kawasan unggulan wisata di Indonesia.
Derawan, ujar Mari, bersama dengan Kayan Mentarang masuk dalam 88 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Dan Derawan menjadi salah satu dari 50 destinasi wisata nasional.
“Derawan merupakan tempat yang sangat spesial. Dengan 460 spesies karang menjadikannya sebagai nomor dua terbesar setelah Raja Ampat. Selain itu, Kepulauan Derawan juga merupakan habitat dari sekitar 870 spesies ikan. Ditambah dengan pulau-pulau di sekitarnya seperti Kakaban sebagai habitat ubur-ubur yang tidak menyengat. Kepulauan Derawan harus kita dukung menjadi destinasi wisata internasional,” jelasnya.
Untuk mendukung terwujudnya Derawan sebagai destinasi wisata internasional, Pemprov Kaltim bersama Kemenparekraf telah mengagendakan kegiatan Festival Derawan 2013 sebagai rangkaian kegiatan Sail Komodo 2013. Festival Derawan akan dilaksanakan pada September 2013. 
“Sengaja kita agendakan setelah pelaksanaan Sail Komodo, sehingga kapal-kapal dan yacht yang telah selesai mengikuti Sail Komodo bisa singgah di Festival Derawan,” ucapnya.
Seiring dengan upaya mewujudkan destinasi wisata internasional, Derawan harus segera melakukan pembenahan infrastruktur (jalan, jembatan, bandara, pelabuhan, listrik dan telekomunikasi) serta pengembangan sarana dan prasarana fasilitas umum yang mendukung desitinasi wisata itu menjadi bersih, aman dan nyaman.
“Dermaga menjadi salah satu yang penting dalam pengembangan Derawan sebagai destinasi wisata internasional. Jika semua sarana dan prasarana fasilitas umum telah terbangun dengan baik, maka industri pariwisata akan masuk dengan sendirinya, dan tentunya akan berdampak pada perekonomian rakyat,” ujarnya.
Selain itu, dalam mewujudkan destinasi wisata internasional yang terpenting adalah promosi wisata. Untuk Derawan, Kemenparekraf dalam setiap promosi keluar negeri selalu memasukkan Derawan dalam 16 destinasi wisata di Indonesia.
“Marilah kita bangun Derawan. Dan saya lihat Kaltim memiliki potensi wisata yang luar biasa seperti Sungai Mahakam dan Hutan Kayan Mentarang. Namun minimal dua tiga tahun ke depan Kemenparekraf akan prioritaskan Derawan untuk dipromosikan. Jadi mari kita semua hadiri dan sukseskan Festival Derawan 2013,” ajaknya. (her/hmsprov)
 
////Foto : Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu bersama Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak dan Plt Sekprov  Rusmadi serta Kadis Pariwisata Aswin saat memberi keterangan Pers disela-sela perhelatan Kaltim Summit II 2013.(timhumasprov kaltim)
 
 
Berita Terkait