Menpora dan Plt Sekprov Launching Fornas ke-5 di Kaltim

ist

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dan Plt Sekprov Kaltim Dr Hj Meiliana resmi melaunching Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) ke-5 yang digelar November 2019 di Samarinda, Kaltim. Meiliana mengatakan, Pemprov Kaltim merasa bangga dan menyambut gembira telah dilaksanakan Launching Fornas yang akan melombakan dan mempertandingkan 54 cabang olahraga rekreasi masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Olahraga Tradisional  Indonesia (KOTI) dan eksebisi.

"Kami sangat senang dan bangga telah dilaunching Fornas. Ini membuktikan keseriusan Kaltim sebagai tuan rumah sekaligus bentuk sosialisasi gelaran nasional tersebut," kata Meiliana usai launching di Gedung Wisma Karsa Pemuda Kemenpora di Jakarta, Senin (22/4/2019).

Meiliana berpesan menang atau kalah bukan prioritas utama dalam Fornas Terpenting adalah masyarakat dapat menikmati sajian olahraga rekreasi yang sangat banyak tersebar di negeri ini sebagai aset budaya yang ada dapat digali dan dikembangkan. Makna Festival Olahraga Nasional adalah ajang silaturahmi dalam bidang olahraga. Memotivasi masyarakat untuk gemar berolahraga dan berjiwa sportif, sehingga terbangun masyarakat sehat dan bugar serta terbina kerukunan dan kedamaian masyarakat. "Semoga masyarakat semakin sehat. Terutama rakyat Kaltim," jelasnya.

Launching mengenalkan maskot Pesut Mahakam bernama BUSU yang berarti paman dalam bahasa Kutai. Pesut merupakan hewan mamalia yang hidup di air tawar dan tergolong mamalia unik yang banyak ditemui di Sungai Mahakam, Kaltim yang merupakan sub populasi dari hewan ini.

Berdasarkan hal itu, maka Pesut ditetapkan menjadi fauna identitas Propinsi Kaltim dan telah ditetapkan sebagai satwa yang dilindungi berdasarkan PP No 7 Tahun 1999 tentang Tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

Kemudian logo Fornas ke-5 terdapat pose dua orang olahragawan. Dimana elemen ini diambil dari logo resmi FORMI yaitu menggambarkan dua orang berkostum olahraga saling bergandengan tangan yang berarti prinsip kebersamaan mengajak mayarakat Indonesia bersatu. Kedua olahragawan ini memegang dua alat olahraga rekreasi masyarakat yaitu sumpit dan panahan yang merupakan olahraga kearifan lokal Kaltim yang menjadi cabor dipertandingkan di Fornas ke-5. (jay/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait