Menristek Puji Langkah Gubernur Awang Faroek

 Pemprov Kaltim Serahkan Aset ke Menristek dan Dikti

 

SAMARINDA - Pemprov Kaltim secara resmi menghibahkan sejumlah aset tanah yang selama ini digunakan oleh Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda. Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek dan Dikti), Prof Drs Muhammad Nasir MSi PhD yang hadir dalam acara penyerahan tersebut pun memberikan apresiasi tinggi atas langkah dan kebijakan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak. 

Menurut Menristek, kebijakan ini menunjukkan komitmen kuat seorang gubernur untuk membangun dunia pendidikan dalam rangka penyiapan sumber daya manusia daerah yang berkualitas di masa depan.

"Atas nama pemerintah pusat, saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Timur yang telah menghibahkan asetnya kepala Universitas Mulawarman. Ini akan sangat berguna demi kemajuan anak bangsa di Kalimantan Timur," puji Menristek usai penyerahan hibah tanah dari Pemprov Kaltim kepada Universitas Mulawarman di Pendopo Lamin Etam, Jumat (13/2).

Dukungan Pemprov Kaltim ini lanjut Menristek sudah semestinya dapat melecut semangat civitas akademika Universitas Mulawarman agar mampu menjadi universitas berkelas internasional dan menghasilkan lulusan-lulusan yang secara langsung dapat berkontribusi dalam proses pembangunan daerah, sesuai bidang masing-masing.

Dia pun menyebut, kerelaan Pemprov Kaltim untuk menghibahkan tanah-tanah tersebut untuk kegiatan pendidikan yang dikelola Universitas Mulawarman tersebut merupakan inisiasi yang luar biasa bagi pendidikan dari seorang Gubernur Awang Faroek Ishak.

Dia juga mengatakan, dengan telah diserahkannya lahan-lahan yang selama ini dipergunakan untuk aktifitas perkuliahan dan penelitian Universitas Mulawarman tersebut, maka statusnya kini akan semakin jelas dan ini semestinya juga berdampak positif bagi peningkatan kualitas universitas.

Pada kesempatan tersebut, Menristek juga sempat menyinggung terkait hasil-hasil penelitian yang selama ini tidak banyak dioptimalkan. Hasil penelitian cenderung tersimpan rapi di lemari perpustakaan dan tidak ada dimanfaatkan dengan baik.

"Harus dilakukan hilirisasi dan komersialisasi hasil penelitian kepada dunia usaha. Jangan sampai hasil-hasil penelitian hanya disimpan rapi di lemari perpustakaan," ujar Menristek.

Menristek juga menyambut baik rencana Kaltim membangun Institute Teknologi Kalimantan (ITK). Menurutnya, langkah Gubernur ini sangat tepat dan sangat sejalan dengan kebutuhan masa depan daerah dan bangsa ini.

"Negara bisa maju kalau teknologinya maju. Karena itu harus banyak lulusan teknologi. Kalimantan belum memiliki perguruan tinggi khusus teknologi. Maka ITK ini diharapkan bisa menjadi embrio bagi kemajuan Kalimantan Timur," tegas Menristek.

Selanjutnya, karena ITK ini merupakan perguruan tinggi negeri, maka pemerintah pusat akan menanggung seluruh sejak proses pembangunan fisik hingga penyediaan para tenaga pengajar.

Hibah Pemprov Kaltim kepada Universitas Mulawarman berupa tanah di Kampus Unmul Gunung Kelua Samarinda seluas 692.553 m2, tanah Kampus Laboratorium Faperta Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang Kutai Kartanegara seluas 20.500 m2, tanah Kampus Unit Pelaksana (UP) Fakultas Ilmu Budaya UPT Balai Bahasa Jl. Pulau Flores Samarinda seluas 5.475 m2, dan tanah Kampus FKIP eks SPGN Jl. Banggeris Samarinda seluas 32.025 m2. Selanjutnya, seluruh aset yang diserahkan ini tercatat sebagai inventaris aset Kementerian Ristek dan Dikti.

Acara penyerahan kemarin juga dihadiri Wagub Kaltim HM Mukmin Faisyal, Plt Sekprov Kaltim Rusmadi dan Rektor Universitas Mulawarman Samarinda, Masjaya. (sul/hmsprov)

//Foto: Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak dan Menristek dan Dikti. (fajar/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait