Minimalisir Penyebaran Covid 19, FKUB Intensifkan Komunikasi Pemuka Agama

Foto : Dok.Humas

SAMARINDA  - Peran tokoh dan pemuka agama sangat penting serta strategis dalam memberikan pemahaman kepada warga jemaah maupun umatnya, terutama dalam kondisi negara saat ini.

 

Karenanya, guna memaksimalkan upaya antisipasi sekaligus meminimalisir penyebaran virus corona atau Coronavirus diseases 2019 (Covid 19) di Kalimantan Timur. Maka, Forum Kerukunan Umat Beragama bisa mengoptimalkan peran dan fungsinya.

 

Menurut Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi, FKUB harus memainkan peran dan fungsinya sebagai organisasi yang melingkupi serta menaungi berbagai agama di Indonesia, terlebih Kaltim.

 

"Di saat kondisi seperti sekarang ini, FKUB harus lebih optimal bersama tokoh dan pemuka agama. Terutama memberikan pemahaman kepada umatnya terkait antisipasi bahaya penyebaran virus corona," ucap Hadi Mulyadi di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (18/3/2020).

 

Berkaitan ibadah lanjutnya, setiap orang dan umat menjadi hak mutlak yang tidak boleh dilarang. Sebab, kewajiban setiap orang untuk melaksanakan ibadah sesuai agamanya.

 

Namun, kondisi saat sekarang ini dimana terjadinya ancaman penyebaran Covid 19 di berbagai wilayah di Indonesia, tidak terkecuali Kaltim. Sehingga, diperlukan pemahaman dan pengertian yang bijaksana semua pihak, khususnya seluruh umat beragama.

 

"Disinilah kita mohon dukungan para tokoh dan pemuka agama disaat berbagai momen dan pertemuan bisa menyampaikan imbauan kepada jemaah dan umatnya dalam mengantisipasi penyebaran virus corona," ujar Hadi.

 

Terlebih pemerintah telah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Kaltim Nomor 440/1871/0213-II/B.Kesra, tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid 19) di lingkungan Pemprov Kaltim.

 

"Bukan pemerintah bermaksud membatasi bahkan melarang umat beribadah. Tidak ada maksud demikian. Tetapi pemerintan berupaya melindungi warga agar terhindar dari ancaman bahaya tertular virus corona," ungkap Hadi.

 

Kembali Hadi mengharapkan FKUB bersama tokoh dan pemuka agama lebih maksimal selalu mengingatkan jemaahnya agar mentaati anjuran pemerintah. Diantaranya, melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan yang melibatkan atau mengumpulkan orang jumlah besar atau banyak.

 

"Salah satu cara menghindarkan diri dari terjangkit virus corona, selain menerapkan pola hidup bersih dan sehat, juga membatasi diri atau menjaga jarak dan tidak melakukan interaksi yang bersentuhan/kontak langsung antar orang," jelas Hadi.(yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait