Monodon Kaltim Kebanggaan Nasional, Rebutan Jepang

Nilanto Perbowo dan Gubernur Awang Faroek. (samsul arifin/humasprovkaltim)

Produksi ikan Kaltim ternyata sudah lama menjadi kebanggaan nasional. Apalagi udang windu. Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Nilanto Perbowo bahkan menyebutkan tidak ada yang lebih baik dari Kaltim. "Pak Gubernur, di level nasional perikanan Kaltim ini selalu kami banggakan. Mengapa, karena hampir semua industri pengolahan ikan di Indonesia saat ini kolaps. Hanya Kaltim yang masih bertahan dan survive," puji Nilanto Perbowo kepada Gubernur Awang Faroek saat rapat di Kementerian KKP, Kamis (19/7). 

Udang windu Kaltim menjadi satu-satunya andalan Indonesia. Jenis monodon adalah yang terbaik di pasar dunia. Udang ini masuk dalam kategori premium. "Monodon Kaltim diserap habis dan jadi rebutan di Jepang," ungkap Nilanto. Sebab itulah, saat ini pihak Jepang terus melakukan pemantauan agar produksi udang windu dan perikanan Kaltim tidak terkontaminasi racun yang potensial bisa menjadi virus dan mengganggu kesehatan udang dan ikan. 

Kementerian KKP kata Nilanto, sangat mengapresiasi kebijakan Gubernur Awang Faroek yang memberi jaminan untuk keamanan produksi perikanan Kaltim. Lebih dari itu, kerja Gubernur Awang Faroek dan tim, serta semangat pengusaha perikanan Kaltim secara langsung akan sangat membantu program Presiden Joko Widodo untuk  terus meningkatkan ekspor Indonesia. (sul/ri/humasprov kaltim)

Berita Terkait