Mukmin : Pendidikan Tetap Jadi Fokus

Astramatika XXI Unmul

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP menyatakan bahwa program pendidikan akan tetap menjadi fokus perhatian Pemprov Kaltim, karena keberhasilan pembangunan pendidikan merupakan faktor utama pendukung keberhasilan pelaksanaan pembangunan. 

Pendidikan yang berkualitas dan bermutu diyakini akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga tercipta insan pembangunan yang memiliki kemampuan intelektual yang dapat diandalkan.

“Pemprov Kaltim terus berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan bidang pendidikan di daerah ini. Salah satunya dengan mengalokasikan dana APBD yang cukup besar bagi pembangunan sektor pendidikan," kata Mukmin Faisyal saat membuka lomba Asah Terampil Matematika (Astramatika) XXI se-Kaltim yang digelar Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan (FKIP) Universitas Mulawarman (Unmul) di Gor 27 September Unmul, Sabtu (15/2).

Menurut dia, hal itu harus dilakukan karena daerah ini dikenal memiliki sumber daya alam (SDA) melimpah dibandingkan daerah lain. Berkah dan karunia tersebut  merupakan yang seharusnya dapat dimanfaatkan dengan baik demi kemakmuran rakyat Kaltim.

Meski demikian, sudah saatnya pula daerah  memikirkan dan mengambil langkah-langkah antisipasi bagi kemungkinan berkurangnya  SDA yang tak bisa diperbaharui, seperti minyak, gas bumi dan hasil tambang yang selama ini menjadi andalan penyumbang devisa bagi negara. 

Pemerintah akan terus mendorong peningkatan kemampuan dan kreatifitas masyarakat dengan terus memberikan perhatian serius dalam pembangunan sektor pendidikan.

“Menurut saya, ini sejalan dengan apa yang tengah dilakukan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP Unmul yang melaksanakan lomba astramatika. Diharapkan, even ini menjadi ajang kreatifitas bagi pelajar untuk terus berpacu dan meningkatkan prestasi,” jelasnya.

Kegiatan tersebut wajar dilaksanakan, karena setiap generasi muda bangsa Indonesia memiliki sikap dan kepribadian yang kritis, kreatif, inovatif dan sportif. Sikap kritis menunjukkan bahwa anak muda Indonesia peduli melihat dan merasakan suatu kondisi yang tidak baik. Kritis bukan berarti hanya pandai mengkritik atau menyalahkan, akan tetapi harus ada solusi bagaimana cara mengatasi suatu masalah. 

Selanjutnya, kreatif dan inovatif  sangat terkait dengan sikap kepribadian seseorang yang bernilai positif, yakni kreatif berarti penuh ide dan karya, sedangkan inovatif bermakna terus berkarya  dengan hal-hal baru yang besifat membangun. Sedangkan sportif adalah pengakuan dan penghargaan pada kemampuan atau kelebihan diri sendiri maupun orang lain. 

“Dengan begitu, kritis, kreatif, inovatif dan sportif harus dimiliki setiap generasi muda Indonesia, terutama mahasiswa FKIP Matematika, karena kepribadian tersebut bernilai positif,” jelasnya.

Dia menjelaskan, matematika adalah ilmu pasti yang penuh dengan perhitungan-perhitungan yang tidak jarang membuat orang berkesimpulan bahwa ilmu matematika sangat sulit dipelajari, membosankan dan tidak menarik. Bahkan dianggap sebagai mata pelajaran yang menakutkan. 

Pendapat tersebut tidak benar. Matematika sangat penting dipelajari, namun tentu juga diperlukan keterampilan dan kreatifitas sehingga kian menarik untuk dipelajari.

“Jika seseorang sudah mengenal dan memahami ilmu matematika dengan baik, maka tidak ada salahnya perlu diuji dan diasah kemampuannya seperti mengikuti lomba Astramatika yang dilaksanakan FKIP Unmul,” jelasnya.

Sementara itu, Pembantu Rektor II Bidang Administrasi Umum, Kepegawaian dan Keuangan Unmul Prof Dr H Masjaya mengatakan Program Studi Matematika FKIP Unmul harus bertanggung jawab dengan memberikan solusi terbaik agar mata pelajaran matematika di sekolah maupun di perguruan tinggi dapat menjadi lebih diminati.

Dengan makin banyak peminat matematika, maka diharapkan makin banyak pula pelajar di Kaltim yang tampil sebagai juara pada ajang-ajang lomba, baik pada kompetisi nasional mupun dunia.

“Melalui kegiatan seperti ini diharapkan Kaltim mampu mencetak generasi muda berkualitas yang dapat mendukung program pembangunan di daerah,” jelasnya.

Peserta yang mengikuti even ini sebanyak 258 kelompok, terdiri jenjang SD 115 kelompok, SMP 99 kelompok dan SMA-SMK 44 kelompok. (jay/sul/es/hmsprov)

/////FOTO : Wagub Kaltim HM Mukmin Faisyal memukul gong sebagai tanda dibukanya  Astramatika XXI di Gor 27 September Unmul.(johan/humasprov kaltim)

 

 

Berita Terkait
Government Public Relation