Mukmin : Perlu Dukungan Semua Pihak

Sukseskan Pencapaian Swasembada Pangan

BABULU-Mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan melalui swasembada pangan, tidak mungkin hanya bergantung pada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup pertanian. Dukungan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder), tentu sangat diharapkan untuk mencapai harapan besar itu.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP pada  panen padi Kelompok Tani  Harapan Jaya Desa Labangka Barat Kecamatan Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa (24/3).

Sinergi berbagai pihak dicontohkan Mukmin Faisyal, misal penyiapan  infrastruktur jalan, jaringan irigasi dan waduk/embung yang menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum. 

Contoh lain, Disperindagkop serta Badan Usaha Logistik (Bulog) sangat diharapkan  dalam hal kelembagaan ekonomi pedesaan dan pemasaran hasil. Juga, dukungan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam hal status dan ketersediaan lahan.

“Lembaga perbankan dalam dukungan permodalan juga instansi terkait lainnya. Tidak terkecuali itu, juga dukungan unsur akademika, LSM, para pakar peneliti, camat, kepala desa dan petugas penyuluh lapangan (PPL),” ujar Mukmin Faisyal.

Sedangkan konsistensi diharapkan datang dari pemerintah kabupaten (Pemkab) untuk menindaklanjuti dan mengamankan (perlindungan) lahan tanaman pangan dan hortikultura berkelanjutan, sehingga lahan potensial yang ada saat ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan pemanfaatannya.

“Laporan yang saya terima menyebutkan saat ini produksi padi di PPU mencapai 67.060 ton GKG. Dengan capaian produksi itu mendudukan kabupaten ini sebagai daerah terbesar kedua penghasil padi setelah Kutai Kartanegara,” sebut Mukmin.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kaltim H Ibrahim menyebutkan panen padi yang dikerjakan Kelompok Tani  (Poktan) Harapan Jaya Desa Labangka Barat Kecamatan Babulu Penajam Paser Utara dan daerah sekitarnya seluas 322 hektar.

“Untuk mendukung pencapaian produksi padi, jagung dan kedelai nasional tahun 2015, maka Kaltim berdasarkan kesepakatan pakta integritas yang telah disetujui dan disepakati masing-masing kabupaten/kota,” ujar Ibrahim.

Misalnya, padi sebesar 486.746 ton GKG, jagung  8.150 ton  dan kedelai  4.726 ton. “Sementara khusus Kabupaten Penajam Paser Utara, target produksi padi sebesar 81.638 ton, jagung 63 ton dan kedelai 439 ton,” sebut Ibrahim.

Hadir pada panen padi Poktan Harapan Jaya Desa Labangka, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Sesditjen P2HP Kementan Yazid Taufik, Bupati Penajam Paser Utara Yusran Aspar, Wakil Bupati Mustakim, Camat Babulu dan Kepala Desa Labangka, KUPT/BPP, petugas lapangan Kecamatan Babulu, kelompok tani, wanita tani, Gapoktan dan para pelaku usaha. (yans/advetorial)

Foto : Wagub Mukmin Faisyal melakukan panen raya padi di Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu, Panajam Paser Utara, bersama Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono dan Bupati Panajam Paser Utara Yusran Aspar. (masdiansyah/humasprov)

 

Berita Terkait
Government Public Relation