Mukmin: Bersaing Secara Sehat dan Profesional

Manfaatkan Peluang Usaha Jasa Konstruksi di Kaltim

SAMARINDA – Saat ini Kaltim merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang sedang giat melakukan pembangunan di segala sektor. Sejalan dengan tumbuh dan berkembangnya perekonomian dan pembangunan, menjadikan peluang yang cukup menjanjikan bagi para pengusaha dan pelaksana jasa konstruksi.

Hal itu juga turut didukung dengan kewenangan yang lebih besar dan dukungan pendanaan yang cukup besar di era otonomi daerah (Otda), dimana kabupaten/kota di Kaltim juga terus berupaya meningkatkan pembangunannya, mengejar kemajuan dari ketertinggalan yang ada selama ini.

“Percepatan pembangunan di daerah antara lain terlihat dari meningkatnya pembangunan di bidang infrastruktur, jalan, jembatan, kantor-kantor pemerintah dan swasta serta bangunan lain yang akhirnya juga banyak memerlukan dukungan jasa para pengusaha dan pelaksana konstruksi di berbagai bidang sesuai keperluannya,” kata Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP beberapa waktu lalu.

Menurut dia, semua peluang itu harus dapat disambut oleh para pengusaha dan pelaksana jasa konstruksi. Namun, peluang usaha itu harus direbut dengan persaingan yang sehat, bukan dengan cara-cara yang tidak etis, dan tidak profesional.

“Jangan pernah mendahulukan kepentingan kelompok atau perusahaannya sendiri. Dengan kata lain, terjadi kolusi dan nepotisme hingga yang kuat menekan yang lemah. Ini harus kita hindari, bersainglah secara sehat dan profesional,” jelasnya.

Terkait peranan sejumlah organisasi ataupun asosiasi pengusaha jasa konstruksi di Kaltim, Mukmin berharap agar dapat mengembangkan dan membina kompetensi para anggota sehingga menjadi profesional, andal dan berdaya saing tinggi. Kemudian, sesuai fungsinya, dapat pula menjadi wadah komunikasi, konsultasi, koordinasi dan pemersatu bagi semua perusahaan jasa konstruksi Indonesia di Kaltim.

“Kembangkan dan berdayakan organisasi ataupun asosiasi yang sudah ada sebagai mitra pemerintah dalam jalinan kerjasama dan koordinasi yang baik dengan pemerintah maupun dengan organisasi sejenis sehingga tercipta hubungan kerjasama yang saling sinergis dan harmonis. Karena, Kaltim tidak akan bisa maju tanpa dukungan dari mitra kerja pemerintah,” ucapnya.

Mukmin berpesan agar setiap organisasi ataupun asoisasi dapat membina anggotanya, khususnya ikut serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat dan para pelaku jasa konstruksi lainnya dalam rangka menghadapi tantangan masa depan yang semakin ketat dan kompettitif.

“Khususnya dalam menghadapi era ASEAN Community 2015 yang akan datang. Segenap pelaku usaha jasa konstruksi hendaknya dapat menjadi profesional dengan satu tujuan, yakni turut memberikan yang terbaik bagi pembangunan daerah di Kaltim,” pesannya. (her/es/hmsprov)

///FOTO : Jembatan Kembar merupakan salah satu proyek konstruksi yang dibagun Pemerintah untuk memecah kepadatan lalulintas.(dok/humasprov)

 

Berita Terkait
Government Public Relation