Mukmin: Tingkatkan Koordinasi dan Komunikasi

Saling Bersinergi Demi Kaltim Lebih Baik

 

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP meminta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk dari perwakilan kementerian/lembaga untuk wilayah Kaltim, guna terciptanya suasana yang aman dan kondusif demi lancarnya pembangunan di daerah.

“Hubungan baik dan harmonis antara jajaran eksekutif, legislatif, yudikatif, TNI/Polri dan seluruh pemangku kepentingan di Kaltim yang terbina selama ini hendaknya dapat dipertahankan. Koordinasi dan komunikasi harus terus kita tingkatkan demi terwujudnya Visi Kaltim Maju 2018,” ucap Mukmin pada Malam Pisah Sambut dan Temu Kenal Pimpinan Instansi Kementerian/Lembaga wilayah Kaltim, di Pendopo Lamin Etam, Senin (17/11) malam.

Mukmin menekankan, khususnya dalam upaya penegakan hukum yang merupakan kunci bagi terlaksananya pembangunan. Sebab, tidak mungkin pembangunan dapat dilakukan di tengah-tengah kehidupan yang kacau, di mana hukum tidak dapat ditegakkan.

Terlebih, lanjut dia, pada era  reformasi ini, tantangan bagi aparat penegak hukum sangat luar biasa. Kasus-kasus yang berkaitan dengan hukum semakin banyak. Salah satu pemicunya adalah kekebasan yang jauh lebih longgar dibandingkan masa lalu.

Demikian pula halnya tantangan hukum di Kaltim masa kini, sudah barang tentu berbeda dengan masa-masa lalu. Oleh karenanya, perlu kerjasama Kejaksaan Tinggi Kaltim beserta jajarannya dengan para pihak terkait di pemprov maupun pemerintah kabupaten/kota se-Kaltim demi terwujudnya keadilan dan diperolehnya kepastian hukum.

“Hukum akan berwibawa, sepanjang unsur hukum yang berupa Peraturan Perundangan dalam penegakannya dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan didukung dengan aparat pelaksana yang mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan dengan seadil-adilnya disertai kesadaran, kesatuan dan ketaatan masyarakat yang tinggi terhadap hukum,” urainya.

Hal ini ditegaskan, mengingat persoalan hukum di masa depan akan semakin banyak dan kompleks, diantaranya masalah praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), peredaran narkoba dan obat terlarang, penyelundupan orang dan barang, masalah hukum keagamaan dan lain sebagainya.

Tidak terkecuali itu, pemerintah daerah juga sering dihadapkan pada masalah pertanahan. Utamanya pemanfaatan lahan oleh pemerintah untuk kepentingan umum, lahan untuk perkebunan dan pertambangan dan lain sebagainya yang tidak jarang bersengketa dengan masyarakat yang mengklaim sebagai pemilik.

“Kita patut bersyukur karena persoalan hukum di Kaltim, saat ini sangat kondusif. Namun, dengan kondisi demikian, kita tetap berupaya semaksimal mungkin mempertahankannya, dalam kerangka penegakan hukum dan keadilan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ucapnya.

Terkait upaya penegakan hukum, tambah dia, Pemprov Kaltim tetap konsisten dan mendukung didasarkan pada asas umum penyelenggaraan negara yang meliputi asas kepastian hukum, tertib penyelenggaraan negara, kepentingan umum, keterbukaan, proporsionalisme, profesionalisme dan asas akuntabilitas.

“Kita tidak menghendaki adanya tindakan pemaksaan dan tekanan pihak tertentu yang justru akan dapat menimbulkan masalah lain. Persoalannya dikhawatirkan bisa membias hingga menimbulkan terjadinya tindakan kekerasan atau anarkis, sehingga citra penegak hukum menjadi tercoreng oleh oknum tertentu yang punya banyak kepentingan, sehingga mudah terpengaruh oleh godaan materi dan merugikan yang lain,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, dilaksanakan pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kaltim dari Amri Sata kepada pejabat baru Ahmad Djainuri dan Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Kaltim dari Made Ngurah Pariatna kepada pejabat baru Teddy Setiady.

Kemudian bersamaan dengan itu, juga dilaksanakan temu kenal pejabat baru yang menempati posisi Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Kaltim, yakni Kolonel ARM Gatot Eko Puruhito, Rektor Universitas Mulawarman Prof Masjaya, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Islam HM Yamin Awie dan Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Prof Dr Sulistijono.

Kepada masing-masing pejabat, Wagub Mukmin Faisyal berpesan agar dapat menjalankan tugas baru sebaik mungkin dan dapat bekerjasama dengan Pemprov Kaltim maupun kabupaten/kota untuk membangun Kaltim yang lebih baik.

Hadir pada acara itu, diantaranya Danrem 091/ASN Brigjen TNI Nono Suharsono, Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun, Pelaksana Tugas Sekprov Kaltim Rusmadi, Walikota Samarinda Syaharie Jaang, Walikota Bontang Adi Darma, Wakil Bupati Kutai Kartanegara HM Gufron Yusuf dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara Mustaqim. (her/sul/es/hmsprov).

Foto: Wakil Gubernur HM Mukmin Faisyal HP bersama sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan jajaran Pemprov Kaltim(fajar/humasprovkaltim)

Berita Terkait