Musyahrim: UN SD Tidak Ada Masalah

72.3903 Siswa SD/MI  Di Kaltim Siap Ikut UN


SAMARINDA – Sedikitnya 72.393 siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (Mi)  baik negeri maupun swasta di Kaltim akan mengikuti Ujian Nasional (UN), kegiatan ini berlangsung tiga hari, mulai 6-8 Mei 2013.   
"Soal ujian untuk SD maupun MI tidak ada masalah karena dicetak di daerah, bahkan sudah proses pengiriman ke wilayah-wilayah seluruh Kaltim," kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kaltim, H Musyahrim, saat ditemui usai rapat di ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Senin (29/4).
Dijelaskan, pada H-3 untuk willayah Samarinda dan Balikpapan soal UN SD sudah  dikirim, begitu juga untuk wilayah terjauh sampai perbatasan juga sudah didistribusikan.
"Karena soal UN SD dicetak di secara lokal sehingga tidak ada masalah. Penyelenggaraan UN  tingkat SD di Kaltim dapat terselenggara secara serentak dan tidak ada masalah, karena seluruh kebutuhan untuk pelaksanaan seleksi akhir guna melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya bisa terpenuhi,” jelasnya.
Musyahrim berharap agar para peserta UN tingkat SD dapat mempersiapkan diri dengan belajar semaksimal mungkin, sehingga bisa menghadapi seluruh soal yang disajikan dalam pelaksanaan UN yang dilaksanakan selama tiga hari nanti.
Secara rinci, Musyahrim menjelaskan, peserta UN SD di Kaltim berjumlah 69.881 siswa terdiri dari 35.639 siswa laki-laki dan 34.242 siswa perempuan. Peserta UN terbanyak, terdapat di Samarinda yang berjumlah 13.650 siswa, terdiri 6.592 siswa laki-laki dan 6.404 perempuan, disusul Kutai Kartanegara yang mencapai 12.688 siswa, terdiri dari 6.432 laki-laki dan 6.256 perempuan.      
Kemudian peserta UN SD di Balikpapan sebanyak 10.138 siswa yang terdiri 5.171 siswa laki-laki dan 4.967 perempuan. Berikutnya, Kutai Timur  dengan jumlah  peserta  5.481 siswa yang terdiri 2.837 laki-laki dan 2.564 perempuan.
Selanjutnya, Kabupaten Paser dengan jumlah peserta 4.462 siswa yang terdiri dari 2.274 siswa laki dan 2.188 siswa perempuan. Berau dengan jumlah peserta 3.788 siswa yang terdiri dari 1.955 laki-laki dan 1.833 perempuan. Berikutnya, Kutai Barat sebanyak 3.872 peserta UN, terdiri dari 1.940 laki-laki dan 1.932 perempuan.
Kemudian, Tarakan  dengan jumlah peserta 3.573 siswa, terdiri dari 1.875 laki-laki dan 1.698 siswa. Sedangkan Kabupaten Nunukan  3.028 peserta,  Bontang sebanyak 2.937  siswa, Penajam Paser Utara (PPU) 2.936, Bulungan 2.226 siswa, Malinau 1.384 siswa, dan Tana Tidung paling sedikit dengan jumlah 333 siswa.
Sedangkan untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) jumlah peserta laki-laki 1.310 siswa dan 1.202 perempuan totalnya 2.512 siswa.  (sar/hmsprov).


 

Berita Terkait