Nara Sumber Pusat Hingga ASEAN

Kaltim Summit II di Balikpapan 30-31 Juli 2013

SAMARINDA – Perhelatan Kaltim Summit II di Balikpapan pada 30-31 Juli 2013 akan menghadirkan sejumlah narasumber baik dari tingkat pusat maupun ASEAN. Mulai dari menteri, wakil menteri, sekretaris kementerian, pejabat eselon I kementerian serta para ahli dan pakar sektor-sektor terkait.
“Kita mengundang para nara sumber sesuai dengan bidangnya masing-masing, sehingga mereka dapat menyampaikan apa yang menjadi keahlian di bidangnya untuk kemudian dibahas bersama-sama dengan stakeholder pembangunan di Kaltim,” ujar Pelaksana Tugas Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi, di Samarinda, Jumat (26/7).
Rusmadi mengungkapkan sektor terkait yang dimaksud adalah sektor yang saat ini menjadi tumpuan perekonomian Kaltim seperti migas dan batu bara hingga sektor yang akan menjadi tumpuan perekonomian Kaltim ke depan, seperti pertanian dalam arti luas, pariwisata dan industri manufaktur.
Tidak ketinggalan, lanjut dia, nara sumber dari sektor pendidikan, kesehatan, kehutanan dan infrastruktur. Demikian halnya dengan permasalahan sektor transportasi yang akan menjadi salah satu topik pembahasan pada Kaltim Summit II.
“Kita juga mengundang nara sumber dari Singapura, yaitu Dr Tan Khee Giap selaku pakar competitiveness dari National University of Singapore. Yang akan melakukan pembahasan tentang daya saing daerah Kaltim saat ini dan ke depan,” ungkapnya.
Sementara, dari pusat dipastikan akan hadir sebagai nara sumber diantaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, Wamen ESDM Susilo Suswoutomo, serta Wamen PAN dan RB Eko Prasojo.
Selanjutnya, pakar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dari Universitas Indoneesia Dr Sari Wahyuni, pakar transportasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Dr Bambang Sugeng, pakar pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr Arief Daryanto dan Kepala Perwakilan SKK Migas Kal-Sul Ngatijan.
Kemudian, Yosi Katrina dari UKP4, Bambang Soepijanto (Dirjen Planologi Kementerian Kehutanan), Dr Kausar AS (Lemhanas), Prof Dr H Musliar Kasim (Dirjen Dikdas), drg Usman Sumantri (Kementerian Kesehatan), Muchtar Luthfie (Sekjen Kemennakertrans), Toto Utomo Budi Santosa (Sekjen Kemensos) dan Taufik Widjoyanto (Staf Ahli Kemen PU). (her/hmsprov)
 

Berita Terkait