ODP Sisa 716, Kluster Magetan Diminta Lapor Diri

Dok.humaskaltim

SAMARINDA – Hingga Ahad 10 Mei 2020, orang dalam pemantauan (ODP) di Kaltim yang masih dalam proses atau menunggu hasil pemeriksaan laboratorium tersisa 716 kasus dari total 8.829 kasus.

"Walaupun ada penambahan 130 kasus, namun yang selesai pemantauan hari ini sebanyak 168 kasus. Sehingga total selesai pemantauan 8.113 kasus atau menyisakan 716 kasus," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak saat video conference Penanganan Covid-19.

Selain itu, kabar cukup menggembirakan dimana berturut-turut beberapa hari ini pasien sembuh terus bertambah. Dimana pada hari ini, kembali terjadi tiga kasus sembuh. Yakni dua kasus dari Penajam Paser Utara dan satu kasus Samarinda. Masing-masing kasus PPU 3 (laki-laki 17 tahun) kluster Gowa dirawat sejak 3 April dan kasus PPU 7 (laki-laki 14 tahun) kluster Gowa dirawat sejak 4 April. Keduanya dirawat di RSUD Ratu Aji Putri Botung Penajam.

Sedangkan satu kasus Samarinda dari kasus SMD 9 (laki-laki 22 tahun) merupakan kasus berasal dari kluster Gowa yang telah dirawat di RSUD AW Syahranie sejak 8 April 2020.

Diakui Andi Ishak bahwa seluruh kasus dinyatakan sembuh. Karena dari hasil laboratorium BBLK Surabaya dinyatakan dua kali dengan hasil negatif.

"Serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 menyatakan secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik dan tidak ada gejala," ujarnya.

Mengenai kondisi pasien dalam pengawasan (PDP), ada penambahan sembilan kasus sehingga total 678 kasus. Sedangkan negatif bertambah satu kasus (total negatif 256 kasus, positif 218 dan proses 203. Sembuh 34 kasus dan meninggal dua kasus.

Sementara itu, Andi juga mengimbau seluruh santri ataupun pelaku perjalanan dari Magetan Jawa Timur yang belum melaporkan diri agar segera melapor atau menginformasikan dirinya pada call center kabupaten dan kotanya masing-masing. 

"Karena ini sangat membantu kita untuk mempercepat proses tracing. Apalagi, jika yang bersangkutan terkonfirmasi Covid-19," katanya.

Menurutnya, semakin cepat melaporkan diri maka semakin cepat pula diketahui kondisi bersangkutan. Mohon bantuan masyarakat yang mengetahui keluarganya atau warganya yang mereka baru datang dari Magetan untuk bisa dibantu melaporkan diri.  (yans/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait