Ojol Berlian Segera Miliki Pusat Informasi dan Edukasi

Dok.humaskaltim

SAMARINDA - Setelah dilaunching beberapa hari lalu, Ojek Online  Bersama Lindungi Anak (Ojol Berlian) akan segera memiliki   Pusat Informasi dan Edukasi (Pusida).

Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (DKP3A)  Kaltim Hj Halda Arsyad  mengatakan Pusida Ojol Berlian akan dipusatkan  di Kantor DKP3A Kaltim Jalan Dewi Sartika, Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota.

"Pembentukan Pusida Ojol Berlian sengaja kita pusatkan di kantor DKP3A  untuk memudahkan koordimasi dan komunikasi dengan  melibatkan  Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dan  Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Kaltim.  Kedua forum tersebut nantinya bisa membantu kita untuk mengatasi persoalan perempuan dan anak," kata Halda Arsyad, Minggu (27/6/2020).

Pusida Ojol Berlian akan berfungsi sebagai pusat informasi dan edukasi bagi Ojol  Berlian  terkait berbagai hal  seperti  hak-hak perempuan dan anak, tentang kekerasan perempuan dan anak termasuk  pembinaan psikologi bagi ojol serta fungsi lainnya.

Sebelumnya, Puspaga memberikan advokasi pencegahan dan penanggulangan dari segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta tunjangan akses bagi perempuan.

"Kehadiran Puspaga  di Pusida Ojol Berlian diharapkan akan memberikan efek positif bagi peningkatan kualitas kehidupan keluarga dengan edukasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak," paparnya.

Halda  mengatakan Kaltim berhasil masuk Top 99 dengan urutan ke-38 dari 99 peserta yang terpilih dan diurutan ke-14 dari 17 provinsi yang terpilih.

"Dengan masuknya Ojol Berlian, kita harapkan dapat memberikan motivasi kepada seluruh ojek online untuk peduli terhadap pentingnya perlindungan  terhadap perempuan  dan  kekerasan  terhadap anak di Samarinda khususnya dan  Kaltim umumnya," sambungnya.

Halda menambahkan, Ojol  Berlian merupakan mekanisme yang dibangun untuk membantu menanggulangi permasalahan kekerasan terhadap anak, perempuan dan penyandang disabilitas. 

Para rider dan driver ojek online diharapkan mampu menjadi agen pelopor dan pelapor terhadap segala tindak kekerasan terhadap anak yang terjadi di sekitarnya.

"Kita merasa bersyukur karena inovasi  Pemprov Kaltim melalui DKP3A telah masuk dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020, yang diselenggarakan oleh Kementerian PANRB.

Dukungan seluruh lapisan masyarakat sangat diharapkan agar Ojol Berlian masuk dalam Top 45  Inovasi pelayanan publik Tahun 2020.

"Dukungan masyarakat sangat mudah caranya vote Ojol Berlian  kemudian isi dukungan melalui situs info.sinovik@menpan.go.id," ajak  Halda.(mar/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait