Olahraga Pelajar Kaltim Naik Peringkat

JAKARTA–Diajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2012 lalu di Riau tim Popnas Kaltim menduduki posisi delapan dan tahun ini di ajang yang sama di Jakarta, tim Benua Etam naik peringkat atau  berada di peringkat tujuh nasional.
“Target kita lima besar tahun ini namun dengan persiapan yang sangat minim akhirnya hanya mampu menaikkan peringkat dari tahun sebelumnya berada di posisi delapan kini di peringkat tujuh besar nasional,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim H Sigit Muryono didampingi Ketua Tim Popnas Kaltim Ego Arifin usai penutupan Popnas 2013 di Stadioan Soemantri Brojonegoro Jakarta, Jumat (20/9).   
Demikian halnya dengan perolehan medali lanjutnya, dimana pada Popnas Riau, Kaltim  hanya mampu mengumpulkan lima medali emas serta beberapa medali perak dan perunggu. Namun, tahun ini cukup menggembirakan dengan sembilan emas, 15 perak serta 10 perunggu.
Berkekuatan  187 atlet dengan 34 pelatih dan 45 ofisial pendukung, tim Popnas Kaltim mengikuti keseluruhan cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Para atlet merupakan hasil seleksi dari Pekan Olahraga Pelajar tingkat provinsi (Popprov) di Tarakan.
Selain itu, beberapa cabor memberikan kejutan  luar biasa. Beberapa cabor yang semula tidak diunggulkan, ternyata mampu memberikan prestasi dengan perolehan medali. Misalnya, cabor renang, atletik serta sepak bola.
Diakuinya, prestasi yang diperoleh atlet-atlet dari provinsi lain karena didukung  persiapan yang sangat matang. Sementara para atlet Kaltim ada yang tidak sempat melakukan persiapan bahkan latih tanding pada masing-masing cabor.
Kondisi ini ujarnya, cukup berpengaruh terhadap kesiapan teknik dan mental para atlet saat bertanding. Kedepan, Bapopsi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim akan segera mempersiapkan para atlet yang lolas seleksi Popprov untuk mengikuti pelatihan.
Diharapkan, kebupaten dan kota khususnya Dinas Pendidikan maupun Dispora setempat memberikan rekomendasi di sekolah masing-masing atlet daerahnya yang telah lolos seleksi Popprov untuk mengikuti pelatihan (training center/TC) maupun latih tanding.
“Kita bersyukur karena perolehan medali tidak terkonsentrasi pada salah satu cabor saja tetapi terbagi dari beberapa cabor. Kondisi ini menandakan bahwa pembinaan yang kita berikan selama ini berjalan dengan baik yang ditunjukkan prestasi di cabor-cabor yang dipertandingkan di Popnas 2013 Jakarta,” ungkapnya.
Ditambahkan Sigit, prestasi yang diraih para atlet-atlet Kaltim di ajang Popnas 2013 di Jakarta ini tidak terlepas dari dukungan penuh Pemprov Kaltim. Khususnya dari alokasi anggaran serta fasilitas olahraga yang tersedia di tingkat provinsi saat ini.
Popnas tahun ini masih didominasi provinsi dari Pulau Jawa yakni peringkat pertama DKI Jakarta dengan perolehan 64 emas, 49 perak dan 41 perunggu, disusul Jawa Timur 43 emas, 46 perak dan 47 perunggu dan Jawa Barat 29 emas, 26 perak dan 53 perunggu serta Jawa Tengah dengan 26 emas, 25 perak serta 30 perunggu. (yans/hmsprov)

//Foto: Atlet Pelajar Kaltim berlaga di Popnas Jakarta. (masdiansyah/humasprov kaltim).

Berita Terkait
Government Public Relation