OPD Wajib Tampilkan Data Secara Transparan

Awang Faroek bersama Ketua KI Kaltim Imron Rosyadi (kiri) dan Komisioner KI lainnya. Ada 28 OPD tak mengembalikan kuisioner KI soal pemeringkatan kinerja keterbukaan informasi. (seno/humasprov)

 

SAMARINDA – Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai lembaga publik wajib menampilkan serta menyajikan informasi dan data secara transparan. Hal itu diungkapkan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat menerima jajaran Komisi Informasi (KI) Kaltim di ruang kerjanya, Kamis (4/1).

 

Menurut dia, keterbukaan informasi publik di jajaran pemerintah sangat penting agar masyarakat mengetahui dan memahami program dan  kegiatan yang dilakukan pemerintah. “Keterbukaan informasi sebagai bentuk transparansi pemerintah kepada masyarakat. Saya minta OPD harus berkomitmen kuat menyajikan informasi dan data secara terbuka kepada masyarakat,” kata Awang.

 

Keterbukaan informasi bagi publik lanjutnya, tentu akan mampu meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat akan kinerja pemerintah. Selain itu, keterbukaan informasi merupakan bagian pelayanan kepada publik guna memberikan kemudahan masyarakat mengakses informasi dan data. 

 

Sementara itu Ketua KI Kaltim Imron Rosyadi menyebutkan terdapat 46 organisasi perangkat daerah (OPD) yang dilakukan pemeringkatan terhadap kinerja keterbukaan informasi. “Namun yang mengembalilkan lembar isian sekitar 18 OPD, sedangkan yang tidak mengembalikan lembar kuisioner sebanyak 28 instansi,” sebut Imron Rosyadi.

 

Dia menambahkan pemeringkatan atau penilaian terbagi tiga kategori yakni implementasi keterbukaan informasi publik, implementasi open data (data terbuka) dan kategori implementasi diseminasi informasi publik. Masing-masing pemeringkatan (kategori) diberikan kepada tiga OPD terbaik yang dinilai mampu mengimplementasikan kegiatan keterbukaan informasi. Penghargaan kepada OPD akan diserahkan pada Malam Anugerah Kaltim 2018 di Sempaja Convention Hall Samarinda pada Senin (8/1) malam.

 

Sedangkan kabupaten/kota yang dinilai memiliki kinerja terbaik dalam keterbukaan informasi publik akan diberikan panji keberhasilan pembangunan pada upacara HUT Provinsi Kaltim, Selasa (9/1). Hadir mendampingi gubernur, juru bicara Gubernur Kaltim Hendro Prasetyo. Sedangkan dari unsur komisioner KI Kaltim tampak HM Balfas Syam, Lilik Rukitasari, Muhammad Khaidir dan Senci Han. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation