Optimalkan Produksi Budidaya Perikanan

Riza Indra Riadi

SAMARINDA - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltim pada progran 2019 akan mengoptimalkan produksi perikanan,  baik  bidang tangkap  maupun budidaya. Kebijakan ini selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kaltim 2018-2023.  "Selain  mengoptimalkan produksi  perikanan,  kita mengharapkan  potensi perikanan dapat meningkatkan kesejahteraan para nelayan, melalui beberapa bidang. Bidang perikanan tangkap,  bidang budidaya,  dan bidang penguatan daya saing produk perikanan," kata Kepala DKP Kaltim Ir Riza Indra Riadi,  Kamis (24/1/2019).

Riza Indra menambahkan untuk bidang  perikanan tangkap akan terus berusaha untuk meningkatkan sarana  alat tangkap untuk nelayan. Begitu  juga dengan  budidaya dengan luas kolam atau tambak,  baik  budidaya udang maupun kepiting,  ikan patin dan lele. Hal yang sama untuk keramba ikan mas dan nila.

Sementara di bidang penguatan daya saing produk perikanan yang dilakukan usaha mikro kecil menengah (UMKM), DKP terus melakukan sosialisasi dan peningkatan sumber daya manusia (SDM)  melalui berbagai kegiatan  pengolahan produk ikan  maupun rumput.

Oleh karena itu, khusus bidang perikanan tangkap yang harus dipikirkan adalah bagaimana kesejahteraan nelayan terangkat. Salah satunya dengan menambah  sarana kapal dengan tonase yang lebih besar yang dilengkapi dengan alat tangkap yang lebih modern dan ramah lingkungan. “Dengan begitu penghasilan akan bertambah yang berimbas pada peningkatan kesejahteraan nelayan," paparnya.

Selain  itu, lanjut  Riza Indra,  DKP  Kaltim juga memberikan  pelatihan-pelatihan dalam peningkatan SDM  sebagai upaya menangkap peluang potensi budidaya perikanan  kepada masyarakat nelayan maupun masyarakat yang berada di pulau kecil terluar, khususnya bagi kelompok usaha perikanan yang mengembangkan berbagai produk hasil perikanan. "Kita optimalkan potensi perikanan yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan, dengan menguatkan kerja sama instansi terkait," kata Riza Indra Riadi. (mar/sul/humasprov kaltim )

Berita Terkait
Government Public Relation