Optimis Wujudkan Program Swasembada Beras

Ibrahim pada pembukaan Rakorsin Pembangunan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura se-Kaltim Tahun 2019.(kiki/humasprovkaltim)

SAMARINDA – Jutaan hektar lahan pertanian potensial didukung pemanfaatan secara maksimal, penerapan teknologi pertanian dan semangat para petani. Maka, tidak mustahil Kaltim akan mampu mencapai swasembada beras dalam beberapa tahun kedepan.

Optimis Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) H Ibrahim mengungkapkan swasembada pertanian bisa dicapai.

"Karena, bukan saja pembukaan lahan sawah. Tetapi sejak dua tahun terakhir ini juga dikembangkan padi ladang," katanya pada Rapat koordinasi dan sinkronisasi (Rakorsin) pembangunan pangan, tanaman pangan dan hortikultura se-Kaltim Tahun 2019 di Hotel Horison Sagita Balikpapan, Kamis (28/2/2019).

Dijelaskannya, pembangunan sektor pertanian terus dipacu dan dibenahi karena tantangan dan tuntutan yang dihadapi masa mendatang semakin berat.

Selain membuka percetakan padi sawah juga mengembangkan padi ladang di pedesaan dan pedalaman. Ibrahim menambahkan pengembangan pertanian padi difokuskan membangun sentra pertanian di beberapa kabupaten guna percepatan peningkatan hasil produksi dan produktivitas padi sawah di Kaltim.

Untuk sentra pertanian dikembangkan di wilayah Berau, Kutai Timur, Paser dan Penajam Paser Utara,  Kutai Kartanegara.

Sementara pengembangan padi ladang di Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Mahakam Ulu.

"Dengan berbagai program yang dilaksanakan. Kita harapkan meningkatkan  produksi padi, sehingga mewujudkan swasembada beras," beber Ibrahim.

Selain itu, Dinas PTPH terus meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pemuda petani dengan memberikan berbagai pelatihan dan keterampilan.

"Kita melaksanakan program upsus (upaya khusus) pengembangan padi, jagung dan kedelai Jadi tidak hanya fokus dalam peningkatan produsi padi tetapi komoditas lainnya," jelas Ibrahim.(mar/her/yan/fat/humasprov kaltim)

Berita Terkait