Optimistis Sesuai Visi Kaltim Maju 2018

Wagub: Optimalkan Pembiayaan Prioritas Pembangunan

SAMARINDA–Rancangan APBD Kaltim 2015 yang telah disetujui DRPD dan Pemprov Kaltim pada Rapat Paripurna ke-26 DRPD Kaltim, Selasa (12/8), nilainya mengalami penurunan sekitar Rp2,66 triliun dari APBD Kaltim setelah perubahan 2014, yakni Rp11,192 triliun.

Wagub Kaltim HM Mukmin Faisyal HP mengatakan meskipun mengalami penurunan, namun program prioritas pembangunan khususnya pada bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian dalam arti luas dan lingkungan hidup tetap berjalan sesuai dengan Visi Kaltim Maju 2018.

“Apapun gambaran perkembangan terkait dengan persetujuan bersama RAPBD Kaltim 2015, kita tetap mengoptimalkan pembiayaan prioritas pembangunan yang dilaksanakan secara berkesinambungan. Terutama terhadap penanganan pembangunan yang menjadi kewajiban daerah dan berdampak langsung terhadap pemenuhan sarana dan prasarana yang disesuaikan dengan kebutuhan dasar masyarakat,” kata Mukmin.

Terlebih, sebut dia, dengan adanya dukungan dari legislatif dan seluruh pemangku kepentingan yang terus bersinergi dengan pemerintah guna mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kaltim. Sehingga, Mukmin optimis target-target pembangunan akan dapat dicapai sesuai rencana.

“Kerjasama yang baik antara pemerintah daerah bersama legislatif ditambah  dukungan penuh masyarakat merupakan modal dasar bagi kita bersama untuk mengatasi tantangan dan hambatan dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan,” sebutnya.

Untuk itu, Mukmin meminta agar kerjasama yang telah terjalin baik selama ini dapat dipertahankan dan menjadi lebih baik serta lebih erat di waktu-waktu mendatang, demi kepentingan pelaksanaan pembangunan sehingga mampu menciptakan kondisi lebih baik dimasa depan menuju kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kaltim.

“Hubungan harmonis dan sinergis antara pemerintah dengan seluruh pemangku kepentingan di Kaltim harus kita pertahankan dan tingkatkan. Karena, dengan itu, suasana kondusif di Kaltim dapat terwujud, yang tentunya berpengaruh pada meningkatnya investasi dari luar ke Kaltim dan menimbulkan multiplier effect bagi masyarakat,” pungkasnya. (her/sul/hmsprov)

Berita Terkait
Government Public Relation