Otda Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak memberikan apresiasi kepada Jawa Post Institute of Pro-Otonomi (JPIP) Area Kaltim terhadap pemberian penghargaan Otonomi Award kepada pemerintah kabupaten/kota yang berhasil melakukan berbagai terobosan dalam pelaksanaan otonomi daerah (Otda) di Kaltim.   
Pemprov, menurut Awang Faroek, setiap tahunnya juga memberikan penghargaan kepada kabupaten/kota di Kaltim. Tidak kurang 35 kategori penghargaan yang diberikan bertepatan dengan peringatan HUT Provinsi Kaltim setiap tahunnya. Hal itu dilakukan dalam rangka mendorong kabupaten/kota untuk berbuat yang terbaik bagi daerahnya masing-masing, khususnya bagi masyarakatnya.
“Apapun prestasi yang dicapai dalam pelaksanaan otda oleh kabupaten/kota, tujuan utama otda itu tidak lain adalah mewujudkan kesejahteraan rakyat. Dan dengan penghargaan yang diberikan oleh Pemprov ataupun JPIP membuat bupati/walikota terdorong untuk berbuat yang terbaik bagi rakyatnya,” ujar Awang Faroek, pada Malam Anugerah Otonomi Award 2013 JPIP Area Kaltim, di Ballroom Hotel Bumi Senyiur, Rabu (26/6) malam.
Awang Faroek mengatakan otda merupakan good oportunity atau peluang emas yang tidak boleh disia-siakan oleh bupati/walikota di seluruh Indonesia, termasuk di Kaltim. Sehingga, setiap daerah di Kaltim hendaknya dapat memanfaatkan pelaksanaan otda dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Percuma pelaksanaan otonomi daerah jika masyarakatnya masih miskin,” katanya.
Awang Faroek mengatakan banyak hal yang perlu dibenahi dalam pelaksanaan otda di daerah. Sebagai contoh adalah perbedaan pendapat yang sering terjadi antara gubernur dengan bupati/walikota dalam pelaksanaan pembangunan di daerah, sehingga dapat menghambat pelaksanaan otda.  
“Belum lagi banyak sekali pertentangan antar undang-undang yang menyebabkan otda tidak berjalan dengan baik. Karena banyak bupati/walikota yang ragu-ragu sehingga tidak berani mengambil keputusan karena takut melanggar hukum. Dan ketika para bupati/walikota banyak yang tidak berani mengambil keputusan, rakyat kemudian menjadi korban. Ini hal yang harus dituntaskan,” kata Awang Faroek.  (her/hmsprov)

//Foto:  Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak pada Malam Anugerah Otonomi Award JPIP Area Kaltim 2013. (johan/humasprov kaltim). 

 

Berita Terkait