Palaran Menunggu yang Punya Duit

Stadion Utama Palaran.(SYAIFUL/HUMASPROV)

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak memberikan kesempatan siapa saja yang mau memanfaatkan Stadion Utama Palaran Samarinda, baik masyarakat maupun tim-tim Liga Indonesia asal Kaltim, mulai Borneo FC, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar maupun PKT Bontang. Tetapi, dengan catatan  harus keluar dana. Karena, untuk mengelola dan merawat stadion ini tidak sedikit biaya yang dikeluarkan. Sehingga perlu dana yang besar. "Karena itu, saya tawarkan siapa yang mau memanfaatkan stadion ini, silahkan. Tapi, dengan catatan harus keluar dana," kata Awang Faroek Ishak di Pendopo Lamin Etam, Jumat (25/5).

Stadion Palaran ini terbuka untuk siapa saja. Jangankan Timnas Indonesia, Tim Liga asal Kaltim juga bisa. Stadion ini untuk umum, untuk masyarakat. Asalkan, dimanfaatkan dengan baik dan untuk kegiatan yang baik pula. Artinya, tim atau klub di Liga Indonesia silahkan memanfaatkan stadion tersebut. Karena, di stadion lain di Indonesia juga demikian, pasti mengeluarkan biaya untuk perawatan.

"Pemerintah hanya membangunkan. Selanjutnya, semua untuk rakyat, terutama pihak swasta. Contohnya, klub sepakbola. Apalagi, kalau ada yang mau berinvestasi menjadikan stadion ini layaknya stadion di luar negeri, tentu kami sangat senang. Jadi, silahkan siapa saja, klub yang mau memanfaatkan ini," jelasnya.

Kepala Dispora Kaltim Syirajudin didampingi Kepala UPTD PKSUM Ednandar S Samad mengatakan, pengelolaan maupun perawatan Stadion Palaran memang terus dilakukan. Bahkan, untuk perawatan saja, seluruh venue yang ada di lokasi tersebut idealnya memerlukan biaya hingga Rp1,5 miliarn pertahun. "Sesuai arahan Gubernur Awang Faroek Ishak, stadion ini siapa saja silahkan memanfaatkan. Asalkan harus siap keluar dana. Sehingga tidak harus membebani pemerintah," jelasnya. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation